Jum'at, 22 Juni 2018

Dipanggil KPK sebagai Saksi, Sutiaji: Proses Hukum Harus Berjalan Tuntas

Kamis, 15 Februari 2018 20:04:54 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Dipanggil KPK sebagai Saksi, Sutiaji: Proses Hukum Harus Berjalan Tuntas

Malang (beritajatim.com) - Calon Wali Kota Malang, Sutiaji dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, (14/2/2018). Ia dipanggil sebagai saksi atas kasus suap APBD-P Kota Malang 2015.

Kasus yang tengah ditangani oleh KPK, ini menetapkan mantan Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono (MAW) mantan Kepala PUPR, Jarot Edy Sulistyono (JES), dan pengusaha Hendrawan Mahruzaman komisaris PT EMK terkait penganggaran kembali proyek pembangunan jembatan Kedungkandang, dalam APBD tahun 2016 penganggaran 2015.

"Saya dipanggil KPK kemarin. Ditanya apa kenal orang-orang yang disebutkan KPK seperti anggota dewan. Saya jawab ada yang kenal dan tidak sesuai apa adanya," kata Sutiaji, Kamis (15/2/2018).

Sutiaji menyebut pemanggilan dirinya karena dia sebagai bagian dari pemerintah kota. Ia menjelaskan peran wakil wali kota sesuai undang-undang, yakni pemberdayaan, masalah kemiskinan bukan terkait anggaran.

"Ya saya jelaskan semuanya. Saya sampaikan tugas pokok dan fungsi Wawali sesuai Undang-undang. Saya ingin proses hukum di KPK itu jalan terus sampai tuntas," ujar Sutiaji.

Sutiaji berharap KPK mampu menjalankan proses hukum dengan baik. Ia ingin masyarakat Kota Malang kembali memiliki kepercayaan terhadap pemerintah kota yang tercoreng aksi korupsi ini.

"Harapan kami ke depan Kota Malang harus good government, sehingga trust masyarakat tetap utuh. Jadi siapa saja yang terlibat kasus ini harus diungkap. Sehingga kebathilan itu benar-benar nampak," tandasnya. [luc/but]

Tag : korupsi malang

Komentar

?>