Kamis, 16 Agustus 2018

Berkas Kasus Pengeroyokan Orang Gangguan Jiwa Masuk Kejaksaan

Minggu, 11 Februari 2018 18:46:38 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Berkas Kasus Pengeroyokan Orang Gangguan Jiwa Masuk Kejaksaan

Gresik (beritajatim.com) - Berkas kasus pengeroyokan orang yang menghidap gangguan jiwa masuk ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Seperti diberitakan, Wahyudi (58) warga asal Jombang meninggal karena dianiaya oleh enam warga Manyar, Gresik.

Dalam kasus tersebut, sebelum meninggal, tangan dan kaki Wahyudi diikat di tiang listrik. Enam tersangka yang segera diadili itu adalah Mat Turi (54), Sandy Fadhoni (19), Imam Fauzi (36), Suyono (41), Choirul Arifin (35), dan Dwi Prayitno (40). Keenam tersangka itu telah melakukan 24 adegan rekonstruksi.

"Berkasnya sudah lengkap dan segera kami besok ke Kejaksaan," ujar Kanitreskrim Polsek Manyar, Aiptu Abdul Aziz, Minggu (11/2/2018).

Dari berkas tersebut, Mat Turi dianggap melakukan penganiayaan paling parah dan tidak manusiawi. Pasalnya, warga asal Desa Roomo, Kecamatan Manyar itu, memasukkan tanah ke mulut Wahyudi. "Kelima tersangka lainnya hanya hanya memukul dan menendang korban," tuturnya.

Akibat perbuatannya, keenam tersangka dijerat pasal 170 ayat 2 KUHP dan pasal 351 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara. [dny/suf]

Tag : penganiayaan

Komentar

?>