Selasa, 24 April 2018

Sehari Masroni Mampu Produksi 126 liter Arak, Keuntungan Rp 5 juta per Bulan

Sabtu, 10 Februari 2018 17:05:52 WIB
Reporter : Misti P.
Sehari Masroni Mampu Produksi 126 liter Arak, Keuntungan Rp 5 juta per Bulan

Mojokerto (beritajatim.com) -  Masroni Saiful Amin (35) warga Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto yang memproduksi minuman oplosan jenis arak bisa memproduksi 126 liter arak setiap hari. Dalam sebulan keuntungan yang dihasilkan dari bisnisnya tersebut Rp5 juta. 

Rumah berukuran besar yang terletak di Dusun Tambaksari, Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto disewa pelaki untuk memproduksi minuman tanpa izin tersebut. Dalam satu hari pelaku yang dibantu dua orang temannya tersebut bisa memproduksi arak sebanyak 126 liter. 

Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, arak produksi pelaku dikemas dalam botol air mineral ukuran 1,5 liter. "Dalam satu dos isi 12 botol, masing-masing botol isi 1,5 liter. Dalam sehari, pelaku bisa memproduksi arak sebanyak 7 dos," ungkapnya, Sabtu (10/2/2018).

Masih kata Kapolres, setiap dos isi 12 botol air mineral tersebut dijual sebesar Rp250 ribu. Pengakuan pelaku dalam satu bulan keuntungan bersih yang didapat pelaku sebesar Rp5 juta. Arak produksi pelaki dijual di sekitar Mojokerto seperti Pasuruan dan Probolinggo. 

"Arak produksi pelaku terbuat dari campuran gula, fernipan dan ragi. Untuk kandungan minuman tersebut berbahaya sebesar apa, kita langsung uji lab kan. Masih satu yang kita tetapkan tersangka yakni MS yang menyewa rumah di Kutorejo, warga Pacet," jelasnya.[tin/ted]

Tag : miras

Komentar

?>