Senin, 19 Februari 2018
Dibutuhkan Wartawan Kriminal di Surabaya, Usia Maks 27 Tahun, S1, Punya Pengalaman, Kirim lamaran ke beritajatim@gmail.com

Buwas: Tembak Bandar Narkoba, Saya Tanggung Jawab Dunia dan Akhirat

Sabtu, 10 Februari 2018 13:02:33 WIB
Reporter : Ribut Wijoto
Buwas: Tembak Bandar Narkoba, Saya Tanggung Jawab Dunia dan Akhirat

Surabaya (beritajatim.com) - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Komjen Pol Drs. Budi Waseso mengaku, kejahatan narkoba harus diperangi. Narkoba adalah permasalahan serius dari bangsa ini, yang bisa menghancurkan generasi bangsa.

Jumlah narkoba dari tahun ke tahun, menurut Budi Waseso atau biasa disapa Buwas, jenis obat dan yang mengkonsmusi terus meningkat. Nilai transaksinya bisa mencapai trilliunan rupiah.

Bahkan, Presiden mengungkapkan Indonesia darurat narkoba sehingga masyarakat bersama aparat yang ada harus perang melawan narkoba. Untuk itu, Buwas minta agar seluruh jajarannya senantiasa tegas dalam memberantas setiap penyalagunaan maupun peredaran narkoba di Indonesia.

“Jika perlu bandar narkoba ditembak ditempat jika kedapatan membawa narkoba. Saya siap bertanggung jawab dunia maupun akhirat karena jelas membahayakan negara dan generasi kita,” katanya saat peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Prov. Jatim di Jl. Suko Manunggal 55-56 Surabaya, Sabtu (10/2).

Dihadapan Pakde Karwo, Buwas yang merupakan Jendral Polisi Bintang Tiga tersebut sependapat pentingnya menggerakkan unsur terbawah dari pemerintah daerah. “Terkadang, membuat kebijakan jika dilakukan dari atas kebawah terlalu lama, tapi jika kebijakan itu dilakukan dari bawah dengan melibatkan semua sektor hasilnya akan luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Jatim Brigjen Bambang Budisantoso mengatakan, kantor baru ini akan mendukung produktivitas kinerja dari BNNP Jatim. Gedung ini diharapkan menjadi prototipe gedung BNN di seluruh Indonesia, dengan tetap mempertahankan kearifan lokal masing masing wilayah.

Ia mengatakan, pelaksanaannya pembangunan gedung dilaksanakan diatas tanah seluas 3.000 m2. Tanah merupakan hibah dari Kementrian Keuangan Republik Indonesia, dan dana pembangunan gedung senilai Rp. 25 milyar dari Pemprov. Jatim. Direncanakan, pembangunan tersebut akan selesai pada akhir tahun 2018.    

Dihadapan Gubernur Soekarwo, Bambang menyampaikan rasa terima kasihnya atas peran Gubernur  Jatim yang telah menghibahkan dana senilai Rp. 25 Milliar untuk pembangunan kantor BNNP Jatim yang baru ini.
 
Kantor tersebut, nantinya akan difungsikan untuk merehabilitasi pengguna narkoba dalam bentuk bentuk rawat jalan. Selain itu, terdapat pemberdayaan masyarakat dan pemberantasan, pencegahan, penggunaan, peredaran gelap narkotika (P4GN). [but]

Tag : narkoba

Komentar

?>