Sabtu, 24 Februari 2018

Pasal Berubah, Siswa Penganiaya Guru Terancam 15 Tahun Penjara

Kamis, 08 Februari 2018 18:54:48 WIB
Reporter : Zamachsari
Pasal Berubah, Siswa Penganiaya Guru Terancam 15 Tahun Penjara
Pelaku penganiayaan guru hingga meninggal

Sampang (beritajatim.com) - Gerakan solidaritas terhadap guru honorer SMAN 1 Torjun, Ahmad Budi Cahyanto (27) yang meninggal dianiaya siswanya Halilil (17) mendesak Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, agar pelaku dihukum dengan berat.

Mewakili tuntutan dari massa, tim advokasi yang berkesempatan untuk diskusi dengan jajaran Polres Sampang, membuahkan hasil. Sebab, yang sebelumnya tersangka dikenakan pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Ternyata pasal itu kini menjadi subsider.

"Kami sudah menawarkan pasal 338 dengan ancaman yang cukup maksimal, pihak Polres dapat menyepakati bahwa pasal yang kami tawarkan menjadi pasal primer. Alhamdulillah, dari pasal 351 ayat 3 menjadi subsider," jelas Sulaisi, Kamis (8/2/2018).

Ia menambahkan, Polres sangat mendukung dan beritikat baik terhadap kasus penganiayaan terhadap  guru Budi, agar tetap dikawal mulai dari Kejaksaan Negeri maupun di Pengadilan Negeri.

"Polres sendiri berkomitmen, bahwa kasus ini harus kita kawal," tegasnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Sampang, AKBP Budhi Wardiman, pihaknya telah melakukan perubahan pasal yang menjerat terhadap tersangka.

"Kami telah melakukan perubahan dan penetapan tambahan pasal alternatif. Salah satunya, pasal 338 subsiber pasal 351 ayat 3 KUHP," ujarnya.

Hal itu, berdasarkan pertimbangan terhadap unsur yang berkaitan dengan pasal 338. Selain itu, ada berbagai masukan dari Kejaksaan.

"Dalam pasal 338 sendiri, pelaku terancam dengan hukuman 15 tahun penjara. Sementara, berkas yang sebelumnya sudah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Sampang. Tapi, belum mendapat P21 ataupun yang lainnya, yang jelas kami menunggu P21 untuk terus berproses terkait hukum bagi tersangka," pungkasnya. [sar/but]

Tag : penganiayaan

Komentar

?>