Sabtu, 26 Mei 2018

Hari ke Enam Petakziah di Rumah Guru Budi Terus Mengalir

Rabu, 07 Februari 2018 20:34:24 WIB
Reporter : Zamachsari
Hari ke Enam Petakziah di Rumah Guru Budi Terus Mengalir

Sampang (beritajatim.com) - Rumah duka Achmad Budi Cahyanto guru kesenian SMA Negeri 1 Torjun Kabupaten Sampangyang berada di Kampung Pleyang, Desa Tanggumong, Kecamatan kota dibanjiri petakziah untuk mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban. 

Tak tanggung-tanggung, para petakziah ke rumah duka hampir dari seluruh penjuru yang ada di Jawa Timur. 

Bahkan, Rabu (7/2/2018) perwakilan dari PGRI dari beberapa Kabupaten, seperti PGRI Tuban, Mojokerto, Sumenep dan daerah lainya ikut hadir ke rumah duka guna mendoakan sang guru.

"Luar biasa warga yang datang ke rumah duka, seperti halnya seorang ulama besar yang wafat. Sungguh meninggalnya guru Budi ini membuat mata dunia melirik ke Sampang," kata salah satu warga yang berada di rumah duka.

Hal senada juga dikatakan oleh Muhlis seorang mahasiswa yang kebetulan melakukan tahlil ke rumah duka. 

Menurutnya, nama guru Budi akan menjadi salah satu tokoh pendidikan dan dikenang sepanjang masa. 

Sebab, meninggalnya guru Budi merupakan korban penganiayaan muridnya saat melakukan proses belajar mengajar."Nama guru Budi akan menjadi bagian sejarah pendidikan di tanah air." ujarnya.

Lanjut Muhlis, dengan kejadian meninggalnya guru Budi, diharapkan agar pendidikan tentang agama dan ahklak anak di dalam sekolah lebih ditingkatkan. Supaya kejadian serupa tidak terulang lagi.[sar/ted]

Tag : penganiayaan

Komentar

?>