Kamis, 22 Februari 2018
Dibutuhkan Wartawan Kriminal di Surabaya, Usia Maks 27 Tahun, S1, Punya Pengalaman, Kirim lamaran ke beritajatim@gmail.com

Begal Motor Dihadiahi Timah Panas

Senin, 29 Januari 2018 20:32:08 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Begal Motor Dihadiahi Timah Panas

Gresik (beritajatim.com) - Dua begal sepeda motor salah satunya terpaksa dihadiahi timah panas oleh plisi saat hendak disergap. Pelaku yang dihadiahi timah panas itu adalah Saidul Mujjahidin (21) warga Desa  Mojopetung, Kecamatan Bungah, Gresik yang ditembak kaki betis kirinya karena berusaha kabur saat kepergok oleh polisi. Sedangkan pelaku lainnya, Muhammad Afik (21) warga Mojopuro Wetan, Kecamatan Bungah langsung keder melihat rekannya tak berkutik saat ditembak.

Terbongkarnya kasus pencurian sepeda motor (Ranmor) ini bermula saat Satreskrim Polres Gresik, bersama tim dari Polsek Ujungpangkah, dan Dukun. Mendapat informasi ada kasus ranmor di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Dua pelaku sebelum menjalankan aksinya, terlebih dulu mengincar motor milik Muhammad Faisol (39) Honda Vario nopol W 4979 KI yang diparkir di depan rumah.

Korban Muhammad Faisol, tidak menyangka jika motornya yang diparkir sudah diincar oleh dua pelaku yang mengendarai Honda Vario nopol W 6861 GR. Tidak merasa curiga, korban yang saat itu hendak menemui istrinya di dalam rumah. Tiba-tiba dalam hitungan detik motor yang diparkir yang kebetulan pada saat itu kunci kontaknya masih menempel dicuri oleh pelaku.

Pelaku yang berhasil mencuri motor milik Muhammad Faisol berhasil kabur. Selanjutnya, korban melaporkan hal ini ke Polsek Ujungpangkah. Mengetahui ada ranmor, Polsek Ujungpangkah berkordinasi dengan Polsek Dukun serta Satreskrim Polres Gresik.

Dalam waktu tidak berlangsung lama, dua pelaku tersebut akhirnya bisa diringkus. Kendati salah satu pelaku mencoba melarikan diri tapi dihadiahi timas panas oleh polisi.

Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Gresik, Iptu Suparmin menuturkan, modus operandi yang dilakukan dua pelaku itu saat menjalankan aksinya menggunakan sistim hunting, dan bersamaan ada motor yang kuncinya melekat.  Maka satu pelaku turun dan mengambil kendaraan tersebut kemudian dibawa lari.

"Pelaku kami jerat dengan pasal 363 KHUP dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun," tuturnya, Senin (29/01/2018).

Sementara, salah satu pelaku Muhammad Afik mengaku dirinya menjalankan aksinya baru pertama kalinya dan tertangkap oleh polisi. "Saya baru kali ini mencuri pak, kapok tidak mengulangi perbuatan ini lagi," tandasnya. [dny/but]

Tag : jambret

Komentar

?>