Minggu, 21 Januari 2018

Tega! Pria Beristri Renggut Keperawanan Gadis Difabel

Minggu, 14 Januari 2018 17:11:09 WIB
Reporter : Temmy P.
Tega! Pria Beristri Renggut Keperawanan Gadis Difabel
foto/ilustrasi

Sumenep (beritajatim.com) - Ulah Arsen (45), warga Desa Timur Jang jang, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep benar-benar bejat. Pria yang sudah punya istri dan anak ini tega memperkosa SYT (26), yang masih tetangganya sendiri.

"Peristiwa pemerkosaan itu sebenarnya sudah terjadi pada Desember. Tetapi korban baru berani melaporkan sekarang, karena sempat mendapat ancaman dari pelaku," kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Abd. Mukit, Minggu (14/1/2018).

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar jam 03.00 pagi. Korban yang tengah tertidur di kamarnya mendengar ada suara pintu depan dibuka. Korban pun terbangun dan mengintip dari jendela kamar. Korban melihat tersangka tidak memakai baju dan hanya mengenakan sarung, masuk ke dalam kamar korban.

"Tersangka kemudian menindih korban, sambil tangan kirinya membekap mulut korban. Sedangkan tangan kanan membuka pakaian milik korban. Tersangka kemudian memperkosa," ungkap Mukit.

Usai merenggut keperawanan SYT, tersangka mengancam korban untuk tidak melaporkan kejadian itu pada siapapun. Tersangka mengancam akan membunuh gadis malang itu apabila berani buka mulut pada orang lain.

"Semula korban ketakutan dengan ancaman tersangka. Tetapi karena korban merasa terus menerus kesakitan di kemaluannya, dia akhirnya bercerita pada pamannya. Sang paman kemudian melaporkan ke Polsek Kangayan," paparnya.

Dari hasil Visum er Repertum, ditemukan ada bekas luka sobek di kemaluan korban akibat masuknya benda tumpul yang dipaksakan.

Korban sehari-hari tinggal sendirian di rumahnya, karena kedua orang tuanya sudah meninggal. SYT merupakan penyandang difabel. Untuk biaya hidup sehari-hari, dia dibantu pamannya yang tinggal di samping rumah.

"Polisi bergerak cepat menangkap tersangka. Saat diperiksa, tersangka mengakui telah melakukan pemerkosaan terhadap korban," ujar Mukit.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya sebuah celana pendek ketat warna hitam, celana dalam warna hitam, kaos lengan pendek warna hijau, sebuah kain jarik motif bunga, sebuah sarung warna merah bata, sebuah tikar dari daun pandan, dan sebuah lampu senter.

"Tersangka saat ini diamankan di Mapolsek Kangean, dijerat pasal 285 KUHP. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara," ucapnya. [tem/suf]

Tag : perkosaan

Komentar

?>