Rabu, 21 Nopember 2018

Sebelum Pembunuhan, DW Teriak 'Mataram Telah Bangkit'

Minggu, 14 Januari 2018 10:49:41 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Sebelum Pembunuhan, DW Teriak 'Mataram Telah Bangkit'

Magetan (beritajatim.com) - Pembunuhan Karmi (40) warga Dusun Gandek, Kelurahan/Kecamatan Kawedanan hari Jumat (12/1/2018) lalu memiliki misteri cerita tersendiri. Salah satu tersangka menunjukkan gejala aneh sebelum tragedi pembunuhan.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, aparat kepolisian Resor Magetan berhasil menangkap tersangka pembunuh Karmi, Sabtu (13/1/2018) malam. Yang mengagetkan, dari dua tersangka yang ditangkap Polisi itu, keduanya masih orang dekat korban, yakni Dr (50) suami korban dan DW kerabat, yang rumahnya bertetangga dengan korban.

Mudahnya Polisi menganalisa dan menemukan pembunuh ibu satu anak yang kesehariannya sebagai buruh tani itu, karena sebelumnya DW mantan TKW Taiwan ini, sejak beberapa hari lalu, seperti stres. Dia sering mengamuk, mengancam membunuh kerabat dan tetangganya.

"DW ini seperti orang depresi sejak sepekan lalu. Dia ngamuk sambil mengancam mau membunuh kerabat dan tetangga yang dekat dengan rumahnya. Sampai sampai warga yang dekat mengungsi sementara," kata Suparno Ketua RT15/RW03 Kelurahan/ Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Minggu (14/1-2018).

Tersangka, lanjut Suparno, setiap mengamuk selalu meneriakkan "Mataram telah bangkit, Mataram telah bangkit reneo tak pateni", sambil menenteng pisau dan membawa keris, dengan kedua matanya memerah dan nanar kepada tetangga yang ditemui," tuturnya. [mit/but]

Komentar

?>