Kamis, 26 April 2018

Pengedar Sabu Antarkota Diterjang Timah Panas

Sabtu, 13 Januari 2018 21:32:09 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Pengedar Sabu Antarkota Diterjang Timah Panas

Jombang (beritajatim.com) - Petugas Satresnarkoba Polres Jombang melumpuhkan dua kaki pengedar narkoba antar kota menggunakan timah panas, Sabtu (13/1/2018). Polisi terpaksa menembak kedua kaki pelaku karena yang bersangkutan melawan saat ditangkap.

Pelaku adalah Abdul Rohman alias Cak Man (39), warga Kedinding Tengah 4/41, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Dia juga memiliki alamat di Desa Tempel Lor, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk. "Pelaku merupakan seorang residivis," ujar Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Hasran.

Hasran menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari pengembangan kasus sebelumnya. Selanjutnya, korps berseragam cokelat mengawasi gerak-gerik Rohman. Namun pergerakan pengedar narkoba jenis SS (sabu-sabu) ini cukup licin. Karena sering berpindah-pindah tempat. Mulai Jombang, Nganjuk, hingga Surabaya.

Nah, pada Jumat (12/1/2018), polisi mendapatkan kabar bahwa pelaku sedang bermain biliar di Dusun Kebunmelati, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto. Tak ingin membuang kesempatan, petugas langsung mendatangi lokasi guna melakukan penangkapan.

Benar saja, saat berada di lokasi nampak pelaku sedang asyik bermain bola sodok. Dia tidak menyadari kedatangan petugas. "Akhirnya dia berhasil kita tangka. Sempat melawan, makanya kita melakukan tindak tegas terukur, yakni menembak kedua kakinya," sambung Hasran.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, sabu seberat 5,27 gram yang terbagi menjadi beberapa paket. Kristal haram itu disimpan pelaku di tas pinggang. Kemudian, lima butir pil ektasi, uang Rp 250 ribu, serta sebuah Hp.

Berdasarkan catatan kriminal yang dimiliki petugas, Rohman bukan orang baru di 'dunia hitam'. Betapa tidak, dia sudah dua kali menjalani hukuman dalam kasus berbeda. Yakni, pada 1996 terlibat kasus curas (pencurian dengan kekerasan) di Surabaya. Kemudian pada 2006 terlibat kasus narkoba.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 (2) Jo Pasal 112 (2) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Kita masih mengembangkan lagi kasus ini guna mengungkap jaringan di atasnya," pungkas Hasran sembari menunjukkan sejumlah barang bukti. [suf]

Tag : narkoba

Komentar

?>