Sabtu, 22 September 2018

Dorong Motor Curian, Pemuda Ini Babak Belur Digebuki Massa

Jum'at, 12 Januari 2018 19:18:16 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Dorong Motor Curian, Pemuda Ini Babak Belur Digebuki Massa

Gresik (beritajatim.com) - Kasus pencuri motor babak belur digebuki massa kembali lagi terjadi di wilayah hukum Gresik. Kali ini, dialami oleh tersangka Muhammad Rizkillah (28). Pemuda pengangguran itu babak belur saat kepergok mendorong motor curian milik Ahmad Suwandi (45) warga asal Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik.

Kasus ini berawal saat M.Rizky berboncengan dengan rekannya dengan menggunakan motor Honda CB. Saat melintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik, dia melihat motor Honda Vario nopol W 4053 AN milik Suwandi diparkir di depan rumah. Naluri sebagai seorang pencuri M.Rizky muncul mengetahui motor tersebut tidak ada yang menjaga.

Saat hendak mengambil motor korban, Rizky mencoba mendorong motor yang hendak dicuri. Namun, aksi yang dilakukannya itu kepergok warga sewaktu mesin motor dinyalakan. Warga yang melihat ada orang mencuri motor langsung berteriak. Sejumlah warga yang mendengar teriakan tersebut akhirnya mengepung tersangka. Tanpa dikomando, massa yang sudah geram menghajar pencuri tersebut secara bertubi-tubi.

Puas menghajar pencuri, beberapa warga akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsekta Gresik. Sejumlah anggota polisi datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan anggota yang lainnya melakukan pengejaran. Pasalnya, tersangka M.Rizky melakukan pencurian ini tidak seorang diri.

Dihadapan polisi, tersangka mengaku hanya bermodal kertas grenjeng rokok untuk menyalakan mesin. Polisi pun meminta kepada tersangka untuk mempraktekannya cara menyalakan mesin.

"Tersangka M.Rizky merupakan penjahat kambuhan karena sebelumnya pernah ditahan dengan kasus pencurian," kata Kapolsekta Gresik AKP Suyatmi, Jumat (12/01/2018).

Suyatmi menambahkan, dengan kasus yang sama pula tersangka sudah tiga kali pernah melakukan aksinya. Namun, usai keluar dari penjara dia mengulangi perbuatannya lagi.

"Pelaku dijerat pasal 363 KHUP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya, tujuh tahun penjara," pungkasnya. [dny/suf]

Tag : curanmor

Komentar

?>