Selasa, 11 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Berpakaian Badut, Pria 57 Tahun Cabuli Bocah

Jum'at, 12 Januari 2018 17:32:17 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Berpakaian Badut, Pria 57 Tahun Cabuli Bocah

Malang (beritajatim.com) - Seorang pria di Kabupaten Malang dibekuk Tim Buser Reskrim Polres Malang. Pelaku atas nama Heri Purwanto (57), warga Desa Randuagung, Kecamatan Singosari. Dia dilaporkan telah menyetubuhi seorang anak kecil berumur 7 tahun.
 
Korban adalah tetangga dari pelaku. Meski mengelak telah melakukan perbuatan amoral, Heri berdalih hanya memasukkan jari pada kemaluan korbanya. "Sumpah, saya tidak menyetubuhinya. Hanya menggunakan jari saja," kata tersangka, Heri Purwanto, Jumat (12/1/2018) di Mapolres Malang.

Heri dilaporkan oleh orangtua korban ke Polres Malang telah berbuat asusila terhadap anaknya. Korban yang masih berusia 7 tahun dicabuli oleh tersangka ketika bermain ke rumahnya.

Modus pencabulan yang dilakukan oleh bapak empat anak ini dengan menghibur anak-anak berpakaian badut. Heri yang memang kesehariannya bekerja dengan keliling kampung memakai pakaian badut ini, mengumpulkan anak-anak tetangganya. Termasuk korban serta adiknya.

Ketika korban melihatnya, tersangka langsung diajak ke dalam rumahnya. Entah karena pengaruh setan mana, ia langsung mencabuli korban. Setelah puas melampiaskan perbuatannya, tersangka menyuruh korban pulang dan diminta untuk tidak memberitahu kepada siapapun.

Perbuat Heri terungkap saat ibu korban pulang usai bekerja. Ia mendapat pengaduan adik korban kalau celana dalam kakaknya berdarah. Ibunya sempat menanyakan namun korban semula tidak mau mengaku. Setelah didesak, akhirnya diceritakan kalau dirinya baru saja dicabuli oleh tersangka.

"Saya saat itu khilaf. Saya terpengaruh setan. Kenapa kok sampai tega melakukan itu, mungkin karena terbawa hawa nafsu saja," kata Heri Purwanto.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Malang AKP Azi Pratas Guspitu menambahkan, pihaknya masih mengembangkan kasus ini. Diduga, ada korban atau balita lain yangmenjadi korban perbuatan asusila tersangka.

"Kami masih kembangkan kasusnya. Karena informasinya ada dua balita lain yang menjadi korban. Tetapi pengakuan tersangka  hanya satu korban," pungkasnya. [yog/suf]

Tag : pencabulan

Komentar

?>