Rabu, 17 Januari 2018

Pedagang Pasar Giri Laporkan Adanya Pungli

Rabu, 27 Desember 2017 19:10:31 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Pedagang Pasar Giri Laporkan Adanya Pungli

Gresik (beritajatim.com) - Puluhan pedagang Pasar Giri mendatangi kantor DPRD Gresik. Mereka mengadu dipungli oleh oknum petugas dalam penataan, dan penempatan pedagang di tempat yang baru.

Saat datang ke DPRD Gresik, mereka diterima oleh Jumanto anggota dewan dari F-PDIP.

Menurut politisi asal Kecamatan Dukun itu, tim saber pungli (sapu bersih pungutan liar) harus segera mengusut, dan menangkap oknum yang terlibat pungli.

"Tim saber pungli harus turun ke lapangan dan menindak oknum yang terlibat," ujar Jumanto, Rabu (27/12/2017).

Anggota Komisi II DPRD tersebut juga meminta agar pedagang tidak segan-segan melaporkan jika menemukan ada oknum yang melakukan pungli.

"Tidak usah takut kalau diintimidasi segera lapor ke kami. Nanti segera ditindaklanjuti ke aparat kepolisian," tutur Djumanto.

Sementara, salah satu pedagang Pasar Giri, Nuraini menyatakan pasca Pasar Giri terbakar dan selesai dibangun kembali. Penataan ulang untuk pedagang yang menempati stand menjadi masalah. Pasalnya, ada beberapa pedagang yang tergabung dalam asosiasi tapi tidak mendapat tempat (stand).

"Sebelum terbakar, saya memiliki dua stand. Mestinya, saya yang sudah 30 tahun berjualan disitu, mendapatkan jatah stand, tetapi kenapa dipindah tempat di los," ujarnya.

Terungkapnya pungli ini beberapa pedagang Pasar Giri menemukan adanya praktek pungli yakni PK5 (pedagang kaki lima) yang berjualan di trotoar dikenakan biaya 'sewa' tak resmi sebesar Rp 700 ribu pertahun. Padahal, PK5 hanya berjualan gado-gado dan bakso.

Setelah puas mengeluarkan unek-uneknya, perwakilan pedagang Pasar Giri berjanji akan segera mengirim surat pengaduan resmi ke DPRD Gresik. [dny/but]

Tag : pungli

Komentar

?>