Rabu, 24 Oktober 2018

Polsek Gubeng Tetapkan Tersangka Penipuan, Leny Menghilang

Sabtu, 09 Desember 2017 13:40:25 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Polsek Gubeng Tetapkan Tersangka Penipuan, Leny Menghilang
Leny Anggreni Tersangka

Surabaya (beritajatim.com) - Penetapan tersangka oleh penyidik Polsek Gubeng terhadap Leny Anggreini mendapat perlawanan. Melalui kuasa hukumnya Leny mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Permohonan Praperadilan dengan Nomor : 55/PRAPER/2017/PN.SBY tanggal 30 November 2017 di Pengadilan Negeri Surabaya ini memohon agar hakim menyatakan penetapan tersangka terhadap Leny tidak sah.

Dwi Purwadi yang nantinya bakal menyidangkan praperadilan nanti. Dwi Purwadi sebelumnya juga yang memimpin sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Perkara Nomor : 43/Pdt.G/2017/PN.Sby tanggal 19 Januari 2017 dimana Salim sebagai penggugat dan Leny sebagai tergugat .

Dalam Gugatan PMH tersebut, Hakim Dwi Purwadi memutuskan Gugatan Tidak Dapat Diterima atau Putusan Niet Ontvankelijke Verklaard (NO). "Saya berharap dalam memimpin sidang praperadilan nanti, hakim Dwi Purwadi bisa lebih adil dan tidak mengabaikan bukti-bukti yang sudah dikantongi penyidik," ujar Salim selaku pelapor, Sabtu (9/12/2017).

Salim menambahkan, Leny yang juga konsultan pajak ini merupakan warga perumahan mewah Jl. Manyar Tirto Moyo II Surabaya.

Dia ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan penggelapan . Leny ditetapkan sebagai tersangka atas Laporan Polisi Nomor : LP/240/B/IX/2017/JATIM/RESTABES-SBY/SEK-GBG tanggal 19 September 2017 dengan tuduhan diduga melakukan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp500 Juta.

Penetapan Leny, sebagai tersangka ini diketahui, berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan Penyidik Unit Reskrim Polsek Gubeng pada hari Senin 23 Oktober 2017.
“Penyidik meningkatkan status untuk saksi Leny Anggreini sebagai tersangka,” kata Salim.

Lanjutnya, ini sesuai dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Nomor : B/95/SP2HP-3/LPK.240.09/2017/Sek.Gubeng tanggal 23 Oktober 2017.

Sangat disayangkan, Leny Anggreini tidak menghiraukan panggilan Penyidik Polsek Gebeng ini.
Dipanggil penyidik dua kali, namun Leny tak datang dan dikabarkan menghilang. Hingga muncul gugatan praperadilan ini.

Terpisah pihak Leny melalui kuasa hukumnya dari Remy and Partner Law Firm saat dikonfirmasi melalui no handphonenya belum memberikan jawaban. [uci/ted]

Komentar

?>