Jum'at, 15 Desember 2017

Diduga Korban Aborsi karena Terpepet

Rabu, 06 Desember 2017 08:32:10 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Diduga Korban Aborsi karena Terpepet
Petugas mengeledah dan mengamankan pelaku kasus aborsi di Magetan. [Foto: Pramita/bj.com]

Ponorogo (beritajatim.com)--Diduga terpepet, FZ (23), warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo yang melakukan aborsi dibantu dukun di Hotel Purbaya Magetan, Selasa (5/12/2017) pagi.

Awalnya, FZ bersama orang tuanya pergi ke dukun berinisial M (47), warga Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Namun, bukan memeriksakan kandungan, melainkan sakit tipus.

"Tapi ternyata sama dukun tersebut divonis hamil muda. Kemungkinan kalut si korban mengikuti pandangan si dukun. Itu berdasar pengakuan keluarga," kata Danramil Sukorejo 0802/06, Kapten Inf Yatimin, Rabu (6/12/2017) pagi.

Sehingga, lanjut dia, korban memutuskan sendiri untuk mengaborsi bayi yang ada di dalam kandungannya. Keesokan harinya, korban pergi dengan M dan satu teman belum diketahui identitasnya karena kabur.

"Rupanya aborsi tidak berjalan lancar. Sampai menyebabkan korban meninggal dunia," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, FZ (23) warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo meninggal dunia di Magetan karena diduga aborsi oleh dukun. Korban sudah dikembalikan ke keluarga untuk dimakamkan. [air/mit]

Tag : aborsi

Komentar

?>