Sabtu, 18 Agustus 2018

Anggota Sabhara Polres Mojokerto Kota Dibekali Kemampuan Antisipasi Teror

Senin, 20 Nopember 2017 10:21:15 WIB
Reporter : Misti P.
Anggota Sabhara Polres Mojokerto Kota Dibekali Kemampuan Antisipasi Teror

Mojokerto (beritajatim.com) - Anggota Sabhara Polres Mojokerto Kota dibekali kemampuan antisipasi teror (wanteror). Latihan yang digelar setiap satu minggu sekali di Lapangan Patih Gajah Mada Polres Mojokerto Kota tersebut bertujuan untuk mengantisipasi aksi teror di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

Kasat Sabhara Polres Mojokerto Kota, AKP Heru Purwandi mengatakan, latihan diberikan kepada seluruh anggota Sabhara yang ada. "Ada sebanyak 90 personil Sabhara yang dimiliki Polres Mojokerto Kota saat ini. Kami sudah siapkan dua tim," ungkapnya, Senin (20/11/2017).

Namun, lanjut Kasat, saat ini sudah ada dua tim yang disiapkan dengan masing-masing Team Wanteror beranggotakan 10 personil. Para personil tersebut dibekali dengan latihan pengenalan sikap, pembawaan dan penggunaan senjata (SS1-V2), latihan formasi, reflek kesigapan regu wanteror dengan menggunakan kelengkapan.

"Latihan formasi pengepungan rumah dan latihan aplikasi penggrebekan atau penangkapan dalam rumah. Latihan ini untuk melatih kesiapsiagaan anggota dan antisipasi kerawanan aksi kriminalitas serta meningkatnya ancaman teror yang menyasar anggota, Pospol maupun Markas Komando Polri," ujarnya.

Latihan yang diberikan selama 1,5 jam dalam satu minggu tersebut, lanjut Komandan Kompi Brimob 1 Yon A Sat Brimob Polda Jatim, bertujuan agar anggota lebih waspada dan siap siaga dengan segala kemungkinan. Meski diakui yang mempunyai tugas pokok penanggulangan teror adalah Brimob sebagai Unit Tindak Wanteror dan Densus 88.

"Situasi aman belum tentu aman secara psikologis teror. Jika terjadi aksi teror, kita tidak bisa diam dan menunggu karena ancaman teror tidak nampak seperti tindak kriminal. Latihan ini juga bisa kita gunakan untuk menangkap tersangka kriminal yang dikhawatirkan melakukan perlawanan dengan sajam atau senpi," ujarnya.

Sehingga dengan ilmu yang dimilikinya, Kasat berharap para anggotanya siap siaga dalam segala situasi. Menurutnya, kedepan polwan dan polsek jajaran juga akan dibekali latih kemampuan wanteror. Sementara, sarana prasarana yang dimiliki Polres Mojokerto Kota dinilai sudak cukup untuk men.

"Sarana dan prasana yang kita miliki, mulai dari senjata, rompi dan helm anti peluru, granat asap (gas air mata), masker, metal detector dan ditambah dengan 90 personil. Sementara itu, sudah cukup untuk ukuran kami di polres. Untuk pembawaan dan penggunaan senjata, situasional," tegasnya. [tin/suf]

Tag : teroris

Komentar

?>