Rabu, 22 Nopember 2017

Pelanggaran Lalu Lintas di Polres Mojokerto Naik

Selasa, 14 Nopember 2017 21:21:24 WIB
Reporter : Misti P.
Pelanggaran Lalu Lintas di Polres Mojokerto Naik

Mojokerto (beritajatim.com) - Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lalu lintas menjadi salah satu penyebab meningkatkan jumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Data Satlantas Polres Mojokerto menyebutkan, hasil Operasi Zebra Semeru 2017 meningkat 62,69 persen dibanding tahun 2016 lalu.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Nopta Histaris Suzan mengatakan, dalam kurun 14 hari Operasi Zebra Semeru 2017 tercatat 4.487 kendaraan ditilang.

"Jumlah tersebut naik 62,69 persen dibanding tahun sebelumnya. Penindakan tersebut berupa penilangan dan teguran," ungkapnya, Selasa (14/11/2017).

Masih kata Kasat, sebanyak 4.487 pengendara tersebut, sebanyak 3.347 pengendara sepeda motor dan 1.140 pengendara mobil.

Angka itu belum termasuk pengendara yang kena teguran berjumlah 335 pengendara. Sementara Operasi Zebra Semeru 2016 hanya sebanyak 2.738 kendaraan

"Ada kenaikan pelanggaran hingga 62,69 persen. Pelanggaran masih didominasi pengendara yang tidak memiki SIM mencapai 3.126, disusul tidak membawa STNK mencapai 1.169. Pelanggaran sepeda motor yang tak sesuai spektak tahun ini juga meningkat mencapai 192 dari tahun lalu yang hanya 145 saja," katanya.

Peningkatan pelanggaran tersebut, tegas Kasat, disebabkan oleh beberapa faktor.

Diantaranya, kesadaran pengendara yang menurun, jumlah kendaraan yang juga terus meningkat serta fasilitas umum.

Misal, minimnya lahan parkir di ruang fasilitas pubrik seperto di area RSUD prof dr Soekandar Mojosari.

"Pelanggaran mengalami peningkatan, namun angka kecalakaan cenderung menurun. Yakni sebanyak 29 kejadian dengan 34 korban luka ringan, sedangkan di tahun 2016, ada 37 kejadian kecelakaan dengan 6 korban meinggal dunia, 1 luka berat serta 39 luka ringan atau turun 21,62 persen dari tahun lalu," tegasnya.[tin/ted]

Komentar

?>