Rabu, 22 Nopember 2017

Putusan MA Turun, Dokter RSUD Sidoarjo Dijebloskan Tahanan

Selasa, 14 Nopember 2017 16:26:05 WIB
Reporter : M. Ismail
Putusan MA Turun, Dokter RSUD Sidoarjo Dijebloskan Tahanan
Dokter Tommy Dijebloskan Tahanan RSUD Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) - Kejari Sidoarjo mengeksekusi dr Tommy Gumilar (47) salah  satu dokter yang berstatus PNS di RSUD Sidoarjo yang terjerat dalam kasus penipuan.

Tommy dijebloskan ke Lalas Kelas llA Delta Sidoarjo setelah putusan Mahkamah Agung turun dan harus menjalani hukuman selama setahun.

Kasi Pidana Umum Kejari Sidoarjo I Wayan Sumertayasa mengatakan terpidana diekseskui atas kasus penipuan yang dilakukan pada tahun 2014 silam.

"Saat itu putusan PN Sidoarjo memutus 1 tahun penjara dan yang bersangkutan melakukan upaya banding dan putusan tetap 1 tahun baik itu di tingkat Pengadilan Tinggi maupun MA," katanya Selasa (14/11/2017).

I Wayan menambahkan, putusan MA untuk dr Tommy Gumilar sendiri turun pada tanggal 18 Oktober 2017 lalu.

Yang bersangkutan kooperatif datang ke Kejari Sidoarjo setelah mendapatkan pemberitahuan turunnya putusan MA dari pengadilan. "dr Tommy Gumelar sebelumnya menjalani tahanan kota," ungkapnya.

Lebih jauh ia jelaskan, penipuan yang dilakukan oleh terpidana ini berawal dari bisnis sapi perah milik adiknya yang berada di Yogyakarta.

Melihat bisnis yang berkembang, terpidana ini ikut andil modal dengan mendapatkan keuntungan sebesar 5-10%.

Melihat yang bersangkutan mendapatkan keuntungan, beberapa teman yang berjumlah 10 orang di kantornya ikut gabung dan menaruh modal.

"Awalnya pembagian keuntungan berjalan lancar. Namun seiring waktu berjalan keuntungan tersebut sudah tidak didapatkan lagi oleh pemilik modal lainnya. Merasa ditipu, akhirnya korban lapor polisi," beber l Wayan.

Dalam putusan Mahkamah Agung RI ,terpidana dr Tommy Gumilar terbukti secara sah melanggar pasal 378 Jo 55 Jo 64 ayat 1 KUHP tentang penipuan dan divonis 1 tahun penjara. "Sedangkan adik tersangka sebelumnya telah divonis pengadilan 4 tahun penjara," pungkasnya. (isa/ted)

Tag : penipuan

Komentar

?>