Rabu, 22 Nopember 2017

Pelanggaran Pengendara di Mojokerto Meningkat 15 Persen

Selasa, 14 Nopember 2017 13:27:24 WIB
Reporter : Misti P.
Pelanggaran Pengendara di Mojokerto Meningkat 15 Persen

Mojokerto (beritajatim.com) - Data Satlantas Polres Mojokerto Kota menyebutkan, jika selama Operasi Zebra Semeru 2017 mengalami peningkatan dibanding operasi serupa tahun 2016 lalu. Peningkatan pelanggaran pengendara di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota mencapai 15 persen.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto Kota, Iptu Sugeng Budi S mengatakan, jumlah pelanggaran mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. "Peningkatannya hampir 15 persen. Karena setiap tahun jumlah kendaraan dan manusianya bertambah," ungkapnya, Selasa (14/11/2017).

Di Operasi Zebra Semeru 2017, lanjut Kanit, pihaknya sudah mengeluarkan surat tilang sekitar 3 ribu lembar. Sementara tahun sebelumnya hanya sekitar 2500. Jumlah pelanggaran terbanyak yakni pengendara kendaraan roda dua dengan usia produktif.

"Yakni sekitar 16 sampai 25 tahun, termasuk pelajar. Paling banyak yakni pelanggaran rambu, melawan arus dan surat-surat. Dari penertiban administrasi serta pajak kendaraan yang paling banyak yakni tidak memiliki SIM sehingga BB terbanyak yakni STNK," katanya.

Menurutnya, di hari terakhir digelarnya Operasi Zebra Semeru 2017 dilakukan secara hunting dan stasioner dengan pelanggaran kasat mata dan surat-surat kendaraan. Dalam kegiatan tersebut, razia tipe A yakni dilakukan bersama Kejaksaan dan Dishub dan digelar sidang langsung di tempat.

"Untuk kendaraan roda dua sesuai mekanismenya, untuk kendaraan roda empat ke atas sidang di tempat. Kami tetap akan melakukan razia terus menerus untuk menekan angka pelanggaran yang menimbulkan kecelakaan," pungkasnya.[tin/kun]

Komentar

?>