Rabu, 22 Nopember 2017

PTPN XII Ingin Polisi Hentikan Pencurian Tebu di Kebun Pancursari

Selasa, 14 Nopember 2017 11:51:55 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
PTPN XII Ingin Polisi Hentikan Pencurian Tebu di Kebun Pancursari

Malang (beritajatim.com) - Kasus pencurian dan perusakan lahan di Kebun Pancursari PTPN XII Desa Tegalrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, berharap segera dihentikan.

Harapan itu disampaikan langsung Manager PTPN XII Kebun Pancursari, Hendrianto, Selasa (14/11/2017). Pada beritajatim.com di kantornya, Hendri sudah mengirimkan surat secara tertulis pada Kepala Polisi Resort Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.

Dalam surat nomor PSR/X/413/2017 tertanggal 13 Nopember 2017, hal yang diminta PTPN XII tentang permohonan perkembangan laporan pencurian tebu. Sesuai TBL/1092/IX/2017/UM/Jatim tanggal 5 September 2017 tentang pencurian dan perkebunan sesuai pasal 362 KUHP dan pasal 107 UU RI No.39 tahun 2014 dan surat Polres Malang nomor B/651/IX/2017/Reskrim tanggal 18 September 2017 perihal pemberitahuan hasil pelimpahan laporan.

“Sampai dengan tanggal 12 November 2017 sudah terjadi pencurian secara terus menerus oleh Saudara Ari Ismanto seluas 51,20 hektar dengan kerugian Rp.987,670 juta,” ungkap Hendrianto.

Pihaknya memohon Bapak Kapolres Malang, lanjut Hendri, untuk segera menghentikan secepatnya pencurian tersebut demi keadilan dan penegakkan hukum.

“Sudah ada 10 laporan Polisi yang kami buat ke Polda Jatim dan diteruskan ke Polres Malang. Tapi sampai hari ini, kesan penanganannya sangat lambat. Ada apa sebenarnya,” terang Hendri.

Surat permohonan laporan pencurian tebu ini, di tembuskan langsung kepada Kapolda Jatim, Dewan Komisaris PT Perkebunan Nusantara XII, Direksi PTPN XII, Itwasda Polda Jatim, Kabid Propam Polda Jatim, Ketua Umum SPBUN Pusat dan Kapolsek Sumbermanjing Wetan. (yog/kun)

Tag : ptpn

Komentar

?>