Kamis, 23 Nopember 2017

Kejati Jatim Jemput 2 Tersangka Kasus Korupsi Jembatan Brawijaya Kediri

Kamis, 09 Nopember 2017 12:09:06 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Kejati Jatim Jemput 2 Tersangka Kasus Korupsi Jembatan Brawijaya Kediri

Kediri (beritajatim.com) - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menjemput dua tersangka kasus korupsi pembangunan Jembatan Brawijaya, Kota Kediri.

Tersangka adalah mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kasenan dan Kepala Bidang Permukiman DPUPR Wijanto.

"Hari ini Tim Kejati Surabaya datang ke Kota Kediri untuk menjemput dua tersangka karena memasuki pelimpahan tahap kedua. Tersangka saat ini masih mejalani medical chek up di rumah sakit, dan ini sudah menjadi SOP di kejaksaan," kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Kediri Abdul Rasid di ruangannya, Kamis (9/11/2017) pagi.

Informasi yang berhasil dihimpun, kedua tersangka menjalani pemeriksaan kesehatan bersama anggota kepolisian, yaitu, Polda Jawa Timur. Rencananya, setelah penyerahan, kedua tersangka akan dilakukan pemeriksaan kembali oleh tim Kejati Jatim, sebelum akhirnya dijebloskan ke Lapas Kelas II A Kediri.

Rasid menjelaskan, Kasenan dan Wijanto ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan Jembatan Brawijaya Kediri tahun 2010-2013. Kasenan berperan sebagai pengguna anggaran karena sebagai Kepala PUPR. Sedangkan Wijanto sebagai Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa.

Modus operandinya, tersangka Wijanto tidak membuat Harga Perkiraan Satuan (HPS). Sedangkan Kasenan memerintahkan Wijanto segera melelang proyek multy years atau tahun jamak tersebut. 

Akibatnya, terjadi kerugian negara sebesar  Rp 14.457.382.325,48 ( pereode pembangunan 2010-2013) dari total anggaran proyek sebesar Rp 66 miliar. (nng/ted)

Komentar

?>