Sabtu, 18 Nopember 2017

Dijanjikan Jadi PNS, Warga Mojokerto Tertipu Rp72 juta

Kamis, 09 Nopember 2017 10:27:10 WIB
Reporter : Misti P.
Dijanjikan Jadi PNS, Warga Mojokerto Tertipu Rp72 juta

Mojokerto (beritajatim.com) - Anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota meringkus pelaku penipuan berkedok penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pelaku adalah Gideon Sayudi (51) warga Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Dia diringkus di Bangil, Pasuruan.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Puji Hendro Wibowo mengatakan, kasus penipuan CPNS terungkap setelah salah korban melapor. "Pelaku menjanjikan bisa memasukan sebagai CPNS jika membayar sejumlah uang, namun setelah menyetor uang, korban belum juga dipanggil sebagai CPNS," ungkapnya, Kamis (9/11/2017).

Akibat perbuatan pelaku, lanjut Kapolresta, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Dari pengakuan Gideon, ia sudah menipu lima korban namun yang melapor baru satu orang. Pihaknya akan berkoordinasi dengan polres tetangga untuk menyelidiki kasus tersebut karena diduga pelaku juga beraksi di luar Mojokerto.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Suhariono menambahkan, jika pelaku ditangkap di depan Hotel Hasanah, Bangil, Pasuruan. "Penangkapan pelaku setelah petugas mendapat laporan dari korban," katanya.

Kepada korban, lanjut Kasat, pelaku menawarkan bisa memasukkan anak korban menjadi PNS guru olahraga melalui jalur kebijaksanaan dengan syarat membayar uang. Korban yang percaya langsung membayar uang sebesar Rp72 juta, namun hingga saat ini tak kunjung dipanggil sebagai PNS yang dimaksud.

"Kami masih melakukan pengembangan terkait kasus penipuan tersebut karena dari keterangan pelaku, dia sudah menipu sebagai lima kali. Dari tangan pelaku, kita amankan satu lembar slip setoran dari BTN. Pelaku kita jerat Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP," jelasnya.[tin/suf]

Komentar

?>