Selasa, 16 Oktober 2018

Buang Bayi, Wanita 21 Tahun Ditangkap Polisi

Selasa, 24 Oktober 2017 13:24:06 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Buang Bayi, Wanita 21 Tahun Ditangkap Polisi

Bojonegoro (beritajatim.com) - Tim Panther dan Anggota Polsek Kapas, Polres Bojonegoro mengamankan perempuan berusia 21 tahun yang membuang bayi kandungnya sendiri.

Pelaku berinisial EK diamankan di rumahnya yang berada di Desa Sembung, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (24/10/2017).

"Saat ini pelaku sudah diamankan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. Penyidik masih meminta keterangan pada saksi-saksi dan pelaku," ujar Kapolres Bojonegoro, AKBP wahyu Sri Bintoro.

Kapolres menambahkan penangkapan terhadap pelaku tersebut setelah adanya laporan ditemukan jasad bayi laki-laki yang dibungkus plastik berwarna hitam, pada Kamis (19/10/2017) sekira pukul 07.30 WIB.
Jasad bayi tersebut ditemukan oleh Asnarti (66), warga Desa Sembung RT 006 RW 002 Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Dari hasil penyelidikan, pelaku mengaku saat proses melahirkan dilakukan sendiri tanpa ada bantuan medis. Setelah proses melahirkan, pelaku sempat pingsan dan setelah tersadar langsung membungkus bayi yang baru dilahirkannya di kantong plastik warna hitam dan dibuang di dekat dapur rumahnya.

"Begitu sadar dari pingsan pelaku kemudian langsung membungkus bayinya yang sudah keluar dan di buang di dekat dapur rumahnya," jelasnya.

Pihak kepolisian juga melakukan visum kepala pelaku untuk memastikan bahwa pelaku merupakan ibu dari bayi yang ditemukan warga tersebut. Dari hasil visum perempuan yang diketahui belum menikah itu merupakan bayi laki-laki itu.

“Dari hasil visum dan menurut keterangan pelaku, bahwa pelaku mengakui telah melahirkan dan melakukan kekerasan terhadap bayi tersebut sehingga meninggal dunia," terang Kapolres
.
Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 341 KUHP, yang menyebutkan bahwa seorang ibu yang karena takut akan ketahuan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian, dengan sengaja merampas nyawa anaknya, diancam karena membunuh anak sendiri. “Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.” pungkas Kapolres.

Sekadar diketahui, berdasarkan hasil otopsi dari Tim Medis RSUD Bojonegoro, saat ditemukan bayi tersebut sudah meninggal sejak 3 hari sebelumnya dan bayi meninggal di luar kandungan atau meninggal setelah dilahirkan.

Berdasarkan hasil identifikasi bayi laki-laki tersebut memiliki ciri-ciri berat 1 kilogram, panjang 55 sentimeter, rambut hitam lurus, tali pusar beserta ari, masih melekat di tubuh mayat bayi dan belum terpotong dengan panjang tali pusar 40 sentimeter. [lus/ted]

Tag : bayi dibuang

Komentar

?>