Selasa, 21 Nopember 2017

Kronologi Aksi Duo Pembobol Rumah Mewah di Banyuwangi

Rabu, 18 Oktober 2017 15:54:00 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Kronologi Aksi Duo Pembobol Rumah Mewah di Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) - Satuan Reserse Kriminal Polres Banyuwangi mengungkap modus operandi pelaku specialis pembobol rumah mewah di wilayahnya. Usai ditangkap pada Selasa (17/10/2017) didapati dua orang laki-laki asal Kabupaten Jember.

Mereka adalah Mochamad Khotib (41) asal Krajan Timur I, Desa/Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember dan Hero Ibnu Suhel asal Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Dari hasil penangkapan tersangka, keduanya mengaku telah melakukan aksi di beberapa tempat salah satunya di rumah milik Dhana Yudha Setiyawan yang berada di Lingkungan Brawijaya, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi Kota.

Penyidikan berlanjut dengan keterangan pelaku saat melakukan aksinya. Menurut Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Effendi, kejadian ini berawal pada hari Selasa (3/10/2017) mereka berdua menuju ke Banyuwangi dengan mengendarai sepeda motor.

Selanjutnya, mereka tiba di Kota Gandrung sekira Pukul 01.00 WIB dan berhenti di Jalan Brawijaya. Keduanya bermaksud mencari rumah yang akan dijadikan sasaran aksi kejahatannya.

"Tugas mereka berdua, sodara Khotib ini yang masuk ke rumah sedangkan Hero menunggu di motor. Setelah menemukan sasaran, Khotib masuk dengan melompat pagar dan merusak jendela dengan cara dicongkel. Kemudian, ia mengambil barang-barang berharag di dalam rumah tersebut. Setelah berhasil, Khotib memanggil Hero untuk menjemput," ungkap Sodik, Rabu (18/10/2017).

Aksi pertama ini berhasil dengan mulus, mereka juga berhasil menggasak sejumlah barang bukti handphone dan tablet. Hasilnya, berupa handphone kemudian digadaikan pada seseorang dengan mahar Rp 900 ribu serta menjual 1 unit handphone seharga Rp 700 ribu.

Namun, aksi mereka terhenti setelah Tim Resmob Polres Banyuwangi berhasil mengendus gelagat keduanya. Benar saja, sebelum melakukan aksi berikutnya di Banyuwangi, petugas telah berhasil menggagalkannya.

"Tapi, rekan Resmob Banyuwangi mendapat informasi keduanya akan melakukan aksi serupa di tempat lain. Sehingga saat Selasa kemarin, Resmob mengikuti aksi pelaku dan diketahui kendaraan pelaku diparkir di daerah Jalan Brawijaya,"

"Kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku dan dilakukan penggeledahan ditemukan beberapa handphone. Serta beberapa alat dan bukti hasil kejahatan, dan beberapa alat yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan," ungkap Sodik, saat press release di Mapolres Banyuwangi, Rabu (18/10/2017).

Selanjutnya, kata Sodik, petugas melakukan penyidikan terhadap kedua tersangka. Hasilnya, keduanya telah melakukan beberapa kejahatan di antaranya melakukan pencurian di rumah korban Dhana Yudha Setiyawan. "Bahkan satu tersangka bernama Moch. Khotib merupakan resedivis dengan catatan 4 kali masuk bui dengan aksi serupa," ujarnya.

Hingga kini, Polisi masih melakukan pengembangan mengenai kasus ini. Termasuk mendalami adanya komplotan atau jaringan pelaku kejahatan di tempat lain.

Sejauh ini, dari hasil penangkapan keduanya didapati sejumah barang bukti berupa sejumlah handphone, dan smartphone tablet. Serta alat perlengkapan aksi kejahatan berupa pisau, obeng, tatah besi serta sejumlah alat lainnya. Atas perbuatannya ini, mereka diancam hukuman 6 tahun penjara. (rin/kun)

Komentar

?>