Selasa, 21 Nopember 2017

Begini Postingan Ibu Si Penjual Bayi di Facebook

Rabu, 18 Oktober 2017 13:43:49 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Begini Postingan Ibu Si Penjual Bayi di Facebook

Kediri (beritajatim.com) - Intan Ratna (20) ibu yang tega menjual bayinya karena butuh ongkos ke Kalimantan ternyata eksis di media sosial (medsos) facebook. Perempuan asal Desa Wonosari, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri ini kerap bertanya tentang persyaratan adopsi bayi.

Nama akun facebook pelaku Intan Iggindt Zetya. Beberapa postingannya mengunggah pertanyaan tentang adopsi. Pada tanggal 25 Juli 2017, Intan bertanya melalui Grup Asli Kediri.

"Mohon info kalau mau mengadopsi bayi di panti asuhan, kiranya panti asuhan mana dan syaratnya apa,". Pada hari yang sama, Intan juga bertanya perihal sepupunya yang ingin mengadopsi bayi.

Banyak yang menanggapi postingan tersebut. Diantaranya menyarankan agar tidak bertanya melalui medsos, tetapi datang langsung ke panti asuhannya.

"Ternyata pelaku penjualan bayi anak itu. Sebelumnya saya pernah beberapa kali menggodanya sewaktu share info adopsi di facebook. Saya tidak menyangka jika akhirnya malah dia yang melakukan," ujar salah seorang admin grup medsos, Rabu (18/10/2017) siang.

Di jejaring sosial FB, Intan juga kerap mengunggah foto anak pertamanya yang masih berusia kurang lebih 2 tahun. Beberapa postingan lain tentang keluhannya mengurusi buah hati. Ada dugaan pelaku memang kerepotan dalam mengurus anak. Mengingat suaminya berada di Jakarta.

Postingan lain tentang jual-beli barang secara online. Yaitu, jual beli peralatan bayi, seperti bantal dan guling serta keranjang bayi. Ada satu postingan juga tentang harga kelapa sawit. Persis seperti alasannya menjual darah dagingnya untuk ongkos pergi ke Kalimantan.

Diberitakan sebelumnya, Polresta Kediri membantarkan Nofita Sari (28) satu dari dua pelaku penjualan bayi melalui media sosial (medsos) facebook di Kediri karena sakit. Perempuan asal Dusun Dadapan, Desa Sumberejo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri itu sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri karena sakit vertigo.

Nofita mulai masuk ke rumah sakit milik Polri ini, sejak Sabtu (15/10/2017) lalu. Kini tersangka menjalani perawatan intensif di Ruang ICU RS Bhayangkara Kediri (sebelumnya tertulis IGD). [nng/but]

Komentar

?>