Selasa, 19 Juni 2018

Cak Boy Pria Banyuwangi Jual Wanita Via Whatsapp, Pemesannya ternyata Polisi

Rabu, 04 Oktober 2017 17:09:51 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Cak Boy Pria Banyuwangi Jual Wanita Via Whatsapp, Pemesannya ternyata Polisi

Banyuwangi (beritajatim.com) - VMS alias Cak Boy memang terbilang asing terdengar di kalangan warga Banyuwangi. Tapi nama itu begitu viral di kalangan para penikmat jasa pemuas nafsu di Kota Gandrung.

Ia tampak seperti penjual layanan jasa online di sosial media. Dan melalui jejaring media Whatsapp lah, dirinya memulai melancarkan transaksi usahanya.

Satu per satu, para wanita yang menjadi barang dagangan mulai dijajakan. Begitu pula, para pria sibuk mengantre menunggu layanan transaksi wanita darinya.

Tak cuma satu, tapi ada beberapa wanita yang setiap hari disiapkan untuk menjadi bagian bisnisnya. Modusnya, hanya mereka yang memiliki jaringan aplikasi Whatsapp yang dapat menikmati barang dagangannya.

Setidaknya, begitulah cara Cak Boy menyentuh perhatian pelanggan prianya. Dan begitu pula cara pria asal Kecamatan Srono itu menjajakan wanita cantik di lingkupnya.

Pernyataan yang sesuai dari keterangan Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Efendi, Rabu (4/9/2017).

Ketika malam itu, Selasa (3/9/2017) Whatsapp Cak Boy berbunyi. Itu tandanya ada pelanggan masuk meminta layanan atau sekadar memesan wanitanya.

Benar, itu adalah pesan masuk dari pelanggan yang ingin mengorder salah satu wanitanya. Tanpa ragu, Cak Boy mulai memberikan helai baris foto wanita cantik kepada pelanggannya itu. Tanpa ragu pula, pelanggan memilih satu wanita cantik jelita yang diidamkannya.

Dari chatting via Whatsapp itu pula disepakati tarif, tempat pertemuan antara pria dan wanitanya. Sebagian tarif berbeda, tapi pelanggan memutuskan untuk memilih wanita berinisial MM bertarif Rp 1,5 juta. Tempat kencan yang dipilih adalah Hotel Selamet Jl. Kapten Piere Tendean, No 89 Karangrejo, Banyuwangi.

Usai deal tanda sepakat, pelanggan bergegas mengirimkan nilai transaksi itu melalui rekening bank yang disepakati. Pelanggan pun tak ragu menuju hotel dan mendatangi kamar No 310 yang telah dipesan sebelumnya oleh Boy.

Dan benar, di dalam kamar itu telah siap seorang wanita dengan haus belaian sesuai yang dipesan ke Cak Boy sesuai order pelanggan tersebut. Kaget, bukan kepalang kala orang yang masuk itu adalah anggota Resmob Polres Banyuwangi.

Tanpa pikir panjang, korban wanita berinisial MM itupun akhirnya diamankan oleh anggota ke Unit Perlinduangan Perempuan dan Anak Polres Banyuwangi. Hasil pengembangan lain, petugas akhirnya menangkap sang mucikari VMS alias Cak Boy.

"Benar, begini ada yang nawarin beberapa cewek lewat Whatsapp itu kemudian itu dia dari keterangan membuka harga Rp 1,5 juta, kemudian ditransfer. Setelah ditransfer disepakati tempatnya di Hotel Selamet kemudian pelaku ditangkap oleh Resmob anggota Satreskrim," jelas Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Efendi, Rabu (4/9/2017).

"Kemudian diinterogasi, ceweknya yang berinisial MM ini mengaku bahwa dari hasil Rp 1,5 itu diberikan Rp 1 juta," ungkapnya.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan, kemungkinan pelaku adalah orang lama di dunia prostitusi ini. Pasalnya, dari bukti yang didapat polisi menunjukkan adanya langkah yang terpola.

"Mestinya gitu, kalau dilihat dari foto-foto cewek yang dikirim itu kan banyak. Jadi kan bukan hari ini saja," terangnya lagi.

Kini, nasib petualangan Cak Boy telah ditangan Polisi. Karena, dari hasil bukti yang didapat petugas tentunta dirinya tak mampu mengelak. Apalagi, di tangan polisi telah menggenggam sebuah unit Hp merk Vivo V5, selembar bukti transfer sebesar Rp.1,5 Juta, Screenshot chat online media social WhatsApp, Biling dan kunci kamar Hotel Slamet Banyuwangi, sebagai buktinya.

Mau tidak mau, Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Yang jelas, Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Efendi bakal menjeratnya dengan pasal 296 dan Junto 506 KUHP tentang prostitusi.

"Untuk saat ini hanya ini saja, belum ada pengembangan lainnya," pungkas Sodik. [rin/but]

Komentar

?>