Kamis, 14 Desember 2017

Suran Agung Semakin Dekat, Kapolres Madiun Raya Ingatkan Aturannya

Selasa, 03 Oktober 2017 20:43:23 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum

Madiun (beritajatim.com) - Kapolres Madiun Kota, AKBP Sony Budi, kembali mengingatkan pendekar yang mau merayakan Suran Agung di Madiun, Sabtu (8/10/2017) mendatang. Yakni, tiap pendekar PSHW yang mau temu kangen dilarang memakai roda dua.

"Saya ingatkan kembali, untuk pendekar tidak menggunakan roda dua. Seperti maklumat bersama yang ditandatangani," kata AKBP Sony Budi Mahardika kepada beritajatim.com, Selasa (3/10/2017).

Sony juga menegaskan, jika pendekar PSHW nekat menggunaakan roda dua akan disita. Sama halnya dengan kegiatan Suroan pada bulan September lalu.

Pun, dia mengingatkan, larangan membawa tongkat, minuman keras juga diberlakukan. "Masih sama semuanya. Mulai menggunakan roda empat, tidak boleh membawa tongkat masih diberlakukan," urainya.

Sementara, Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi, mengatakan hal yang sama. Walaupun seperti diketahui, pendekar PSHW di Ponorogo akan melaksanakan suran agung sendiri. "Kami tetap melakukan penyekatan di perbatasan. Karena pendekar dari Pacitan, Wonogiri, Trenggalek pasti melintasi Ponorogo," katanya.

Dia mengaku, pendekar yang berani coba-coba seperti Suroan waktu September lalu menggunakan roda dua akan disita. Karena memang sudah kesepakatan bersama.

Seperti diketahui bersama, bahwa polres se bakorwil Madiun Raya dan pihak terkait, pendekar dilarang menggunaan roda dua, dilarang membawa tongkat. Selain itu juga tidak boleh membawa miras dan mematuhi zona yang telah disepakati. (mit/kun)

Tag : suran agung

Komentar

?>