Selasa, 12 Desember 2017

Melawan, Dua Bandit Tewas Ditembak Polisi

Selasa, 26 September 2017 23:42:23 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Melawan, Dua Bandit Tewas Ditembak Polisi

Surabaya (beritajatim.com) - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad iqbal, kali ini berpesan kepada semua para pelaku yang masih nekat melakukan aksi kejahatannya di Kota Surabaya. Pesannya itu berbunyi "Ojok neko-neko nang Suroboyo nek kepingin urip".

Maksud dari pesan itu adalah jangan macam-macam atau aneh-aneh di Surabaya kalau ingin hidup. Kalau bertingkah macam-macam, maka akan bernasib sama seperti seperti M Rusli (37) warga Sukomanunggal dan Muzem (25) warga Karangasem Surabaya.

Kedua orang tersebut merupakan komplotan pencuri motor sadis. Pada Selasa (26/9/2017) sore keduanya berbaring di kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya, lantaran keduanya diberi tindakan tegas dan terukur atau tembak mati.

"Aggota kami telah mengincarnya sejak satu minggu lalu, begitu pelaku usai beraksi di Sidoarjo mereka terendus. Dan saat dilakukan penghadangan guna menangkap hidup-hidup, mereka justru mengeluarkan senjata tajam untuk melakukan perlawanan di tengah jalan," kata Iqbal, kepada wartawan di kamar mayat RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Perwira berpangkat tiga melati menuturkan bahwa kejahatan yang dilakukan keduanya sangat sadis. Dari kerapnya kejadian di Surabaya ini akhirnya Tim Anti Bandit dari Unit Resmob Polrestabes mendapatkan identias pelaku dan menjadi incaran polisi.

"Usai tim mengikuti dan mencoba menangkapnya, pelaku ini tidak menggubris tembakan ke udara, justru menodongkan clurit dan pisau penghabisan ke petugas. Melihat mengancam nyawa petugas dan masyarakat, kita melakukan tindakan tegas," pungkas Iqbal. [gil/suf]

Komentar

?>