Rabu, 18 Oktober 2017

Perampasan di Krian, Bacok Tangan Motor Dirampas

Rabu, 20 September 2017 17:02:15 WIB
Reporter : M. Ismail
Perampasan di Krian, Bacok Tangan Motor Dirampas
foto: ilustrasi

Sidoarjo (beritajatim.com) - Aksi perampasan motor terjadi di wilayah hukum Krian Rabu (20/9/2017) dini hari.

Tiga orang pelaku yang membawa senjata tajam, meminta HP korban lalu membacok tangan korban hingga korban ketakutan lari menyelamatkan diri. Setelah para korban lari ketakutan, para pelaku membawa motor korban kabur.

Pencurian dengan kekerasan itu berawal, Moch Sholeh ‎Nurhudian (17) ‎pelajar kelas ll SMA Raden Fatah asal RT 4 RW 01 Desa Kesamben Wetan Kecamatan Driyorejo Gresik, cangkruk dengan dua temannya, M. Imam Ma'ruf dan Brian Rangga Kirana di gang masuk Dusun Patuk By Pass Desa Sidomulyo Krian sekitar pukul 02.30.

Saat asyik ngobrol bertiga, mereka didatangi tiga orang pelaku yang membawa senjata tajam. Didepan mereka bertiga, ketiga meminta HP milik Imam Ma'ruf.
Setelah meminta HP, salah satu pelaku membacok tangan kanan Brian yang duduk diatas motor Sholeh.

Melihat pelaku mengeluarkan sajam dan membacokkan senjatanya, ketiganya langsung berlarian menyelamatkan diri dan meninggalkan motornya.

Setelah motor ditinggal korban, salah satu pelaku yang saat datang berboncengan, langsung membawanya kabur. "Korban Brian sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis," kata salah satu kerabat korban Rabu (20/9/2017).

Sumber itu menambahkan, kasus ini juga sudah dilaporkan ke Polsek Krian untuk mengungkap para pelaku Curas tersebut.

"Tadi pagi korban Sholeh bersama bapaknya sudah melapor ke Polsek Krian," tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Krian Kompol Saebani belum bisa dikonfirmasi. Ponselnya yang dihubungi, masih belum diangkat. Pesan via SMS yang dikirimkan wartawan ini juga tidak dibalas oleh mantan Kapolsek Buduran itu. (isa/ted)

Tag : perampasan

Komentar

?>