Senin, 23 Oktober 2017

Sebelum Bunuh Istri Polisi, Pelaku Dua Hari Intai di Lantai Tiga

Minggu, 10 September 2017 10:54:28 WIB
Reporter : Yusuf Wibisono
Sebelum Bunuh Istri Polisi, Pelaku Dua Hari Intai di Lantai Tiga


Jombang (beritajatim.com)
- Kasus perampokan dan pembunuhan istri polisi, Sri Handayani (52) warga Desa/Kecamatan Bareng, Jombang, semakin gamblang. Hal itu menyusul ditangkapnya  Muhamad Sokib alias MS (29), tersangka pembunuhan.

Sebelum membunuh, MS menyelinap ke rumah korban dua hari sebelumnya. Selanjutnya, warga Dusun Sumberdadi, Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, ini sembunyi di lantai tiga ruko milik istri polisi tersebut.

Sejak itulah, MS mengawasi gerak-gerik korban. Ketika ada kesempatan, pelaku langsung beraksi. Dia mengobrak-abrik seisi rumah. Bahkan membunuh Sri Handayani dengan sadis.

"Artinya, perampokan dan pembunuhan ini sudah direncanakan," ujar Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, saat merilis kasus tersebut, Minggu (10/9/2017).

Dalam membunuh korban, pelaku cukup sadis. Dia terlebih dulu memukuli korban menggunakan linggis hingga babak belur. MS juga menjerat leher dan kaki korban menggunakan kabel.

Terakhir, MS menancapkan gunting ke perut istri polisi tersebut.

Yakin korbannya tak bernyawa, MS langsung meninggalkan lokasi sembari membawa uang sekitar Rp 310 juta milik korban.

Dia kabur ke kawasan hutan Wonosalam hingga 10 hari. Pada Jumat (8/9/2017) sekitar pukul 23.00 WIB, polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku. Hingga akhirnya ditangkap dengan ditembak kedua kakinya.

Sebelumnya, warga Desa/Kecamatan Bareng digegerkan dengan penemuan mayat seorang wanita bernama Sri Handayani di toko miliknya, Rabu (30/8/2017) dini hari.

Korban tewas tertelungkup dengan sejumlah luka. Perutnya luka tusukan gunting, kepalanya memar akibat benturan benda tumpul, serta pada bagian kaki terjerat kabel. Sri adalah istri Aiptu Sunaryo, anggota Polsek Bareng yang pensiun September ini. [suf/ted]

Komentar

?>