Jum'at, 22 September 2017

Kasus Dandhy, GP Ansor Ogah Bentrok dengan PDIP

Jum'at, 08 September 2017 11:19:57 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Kasus Dandhy, GP Ansor Ogah Bentrok dengan PDIP

Surabaya (beritajatim.com) - Ketua PW GP Ansor Jatim Rudi Triwahid mengaku telah menghubungi Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil untuk meluruskan berita mengenai kesanggupan GP Ansor mengawal kasus hukum yang menimpa seorang netter dan aktivis sosial bernama Dandhy Dwi Laksono.

Dandhy dipolisikan setelah menulis status di Facebook tentang Aung San Suu Kyi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Tidak sepenuhnya benar. Prinsipnya, GP Ansor tidak akan berhadap-hadapan dengan PDI Perjuangan, kami sama-sama mencintai demokrasi dan menjunjung tinggi nilainya. Termasuk di dalamnya kami juga sepakat untuk anti berita palsu atau hoax yang menyudutkan," kata Rudi Triwahid kepada beritajatim.com.

Rudi menyayangkan berita di salah satu media online nasional yang terkesan mengadu domba antara GP Ansor dan PDI Perjuangan. Padahal, selama ini antara GP Ansor dan PDI Perjuangan selalu bekerjasama khususnya dalam menegakkan demokrasi.

GP Ansor juga terus berupaya untuk memerangi ujaran kebencian di media sosial, apalagi jika itu mengandung fitnah dan hoax.

Sebelumnya, Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Jawa Timur melaporkan seorang netter Dandhy Dwi Laksono ke Polda Jawa Timur, pada Rabu (7/9/2017) karena menilai tulisan seorang netter yang dinilai mengandung ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. [tok/but]

Tag : hoax

Komentar

?>