Rabu, 18 Oktober 2017

Gunakan Metal Detector, Personel Polres Mojokerto Kota Cek Vihara

Selasa, 05 September 2017 15:54:19 WIB
Reporter : Misti P.
Gunakan Metal Detector, Personel Polres Mojokerto Kota Cek Vihara

Mojokerto (beritajatim.com) - Antisipasi kekerasaan yang dialami umat Islam Rohingya di Myanmar, sejumlah personil Polres Mojokerto Kota melakukan pengecekan Vihara Metta Sraddha di komplek Klenteng Hok Sian Kiong Kota Mojokerto. Pengecekan dilakukan dengan menggunakan metal detector.

Sejumlah personel dengan membawa metal detector, mereka melakukan pengecekan secara keseluruhan. Mulai dari halaman hingga lokasi sembayang umat Budha di Vihara Metta Sraddha menjadi sasaran pengecekan. Dalam penyisiran tersebut, personil Polres Mojokerto Kota tak menemukan barang yang mencurigakan.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Puji Hendro Wibowo mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilakukan. "Tugas polisi adalah memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta menjaga tempat-tempat ibadah yang ada. Dengan tujuan situasi di wilayah Polres Mojokerto Kota aman dan kondusif," ungkapnya, Selasa (5/9/2017).

Masih kata Kapolresta, pihaknya juga berharap umat beragama yang ada di wilayah Kota Mojokerto bisa saling menjaga, menghargai dan saling tolerasi. Semua elemen masyarakat juga bisa menjaga situasi sehingga tidak terpancing dengan isu kekerasaan yang ada di Myanmar.

"Tempat ibadah yang ada khususnya vihara untuk sembayang umat Budha kuta dijaga dengan penerapan keamanan maksimal membantu security yang ada. Kita siapkan petugas kita yang telah terlatih dengan dilengkapi alat yang lengkap serta melaksanakan patroli bersama dengan instansi terkait," katanya.

Tak hanya patroli, pihaknya juga menerapkan keamanan melalui pantauan CCTV serta tiga pilar plus dengan tujuannya untuk memberikan jaminan keamanan dengan tempo situasional. Menurutnya, hingga saat ini kondisi di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota masih kondusif dan aman sehingga harus dijaga.

"Tak hanya petugas di polres tapi juga polsek diperintahkan untuk melaksanakan tugas ini agar tidak terpengaruh isu yang ada. Kita juga akan gelar rapat PKUB, kegiatan ini rutin bukan karena ada kekerasan terhadap muslim Rohingya di Myanmar. Ini demi keutuhan NKRI karena NKRI harga mati, mewujudukan semua wilayah aman dan kondusif," ujarnya.

Kapolresta menambahkan, polisi mempunyai fungsi masing-masing sesuai dengan satuan tugas dan fungsinya. Sehingga dengan satuan tugas dan fungsi yang ada tersebut memberikan sosialisasi terhadap masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota agar tidak terpancing dengan isu yang ada di Myanmar tersebut.[tin/kun]

Komentar

?>