Minggu, 17 Desember 2017

Satpol PP Kota Kediri Ringkus Sekelompok Anjal Kerap Seks Bebas

Selasa, 22 Agustus 2017 10:23:47 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Satpol PP Kota Kediri Ringkus Sekelompok Anjal Kerap Seks Bebas

Kediri (beritajatim.com) – Petugas Satpol PP Kota Kediri berhasil menjaring tiga orang anak jalanan yang berdandan layaknya komunitas Punk dari perempatan Lingkungan Bence, Kelurahan Pakunden, Kota Kediri. Irosnisnya, mereka adalah sekelompok anjal yang penah melakukan free sex alias seks bebas dengan gonta-ganti pasangan.

Data dari Satpol PP Kota Kediri menyebutkan, siswi kelas X SMK di Kediri berinisial OK (15) asal Dusun Weru, Desa Ringinsari, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Teman sekolah OK berinisial NR (15) siswi kelas X SMK di Kediri asal Jalan Flamboyan, Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dan siswa kelas IX salah satu pondok di Kediri berinisial RI (16) asal Desa Mojosari, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Kabid Trantib Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid mengatakan, penangkapan ketiga anjal ini bermula dari aduan masyarakat Lingkungan Bence, Kelurahan Pakunden, Kota Kediri tentang keberadaan anjal dan punk di perempatan jalan yang meresahkan, pada Selasa (22/8/2017) pukul 01.00 WIB.

“Bermula dari dumas ini kami langsung menindaklanjuti dengan datang ke lokasi. Akhirnya berhasil kita jaring mereka. Kita bawa ke Mako dalam rangka proses lebih lanjut,” ujar Nur Khamid.

Setibanya di Mako Satpol PP, tiga anjal ini dilakukan pendataan dan pembinaan. Dari hasil interogasi petugas, ternyata pengakuannya sangat mengejutkan, ada diantara mereka yang telah melakukan seks bebas dengan gonta ganti pasangan. Perbuatan amoral ini biasanya dilakukan di lorong lorong gang, di bangunan dan rumah kosong serta di warung tak berpintu.

“Sangat ironis dan memprihatinkan. Masih ada seorang wanita yang ada di jalanan. Menurut data dari pengakuan, hampir 60 persen anak anak punk sudah pernah melakukan hubungan seks dengan ganti ganti pasangan sesama anak punk. Semoga apa yang telah dilakukan Satpol PP, dengan segala keterbatasan dan kekurangan. Dapat mengurangi dan mencegah hal-hal yang tidak sesuai norma agama dan hukum,” tegas Nur Khamid.

Sementara itu, untuk tindak lanjut tiga anjal yang diamankan, petugas memanggil orang tuanya masing-masing untuk dilakukan pembinaan bersama anak anaknya. Petugas juga melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial setempat guna penanganan lebih lanjut. (nng/kun)

Tag : anjal kediri

Komentar

?>