Selasa, 21 Nopember 2017

Ini Alasan Warga Arak Pasangan Mesum Sukorejo

Senin, 21 Agustus 2017 20:43:59 WIB
Reporter : Pramita Kusumaningrum
Ini Alasan Warga Arak Pasangan Mesum Sukorejo

Ponorogo (beritajatim.com) - Tak ada asap jika tidak ada api. Sama hal nya dengan warga Dusun Walikukun, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Senin (21/8/2017).

Pasalnya, warga setempat merasa sudah tidak dihargai oleh pasangan mesum GN (43) dan SN(45). Apalagi, menurut warga sekitar pasangan itu tidak sekali dua kali tapi berkali-kali.

"Sering kali keduanya. Tidak sekali dua kali saja. Itu dilakukan saat suami SN bekerja menjadi montir," kata Alif Ridho, salah satu warga.

Dia mengaku, warga sudah kesal. Apalagi yang pria duda dan wanita masih punya suami. Sehingga langsung mengrebek ini tadi. Karena melakukannya pasti siang bolong saat suami syah SN tidak ada.

"Ini tadi ditelanjangi. Biar kapok keduanya. Biar ada efek jera. Sudah kesal sekali. Tapi yang ditelanjangi cuma yang laki-laki," katanya.

Sementara, Kapolsek Sukorejo, AKP Harijasi, mengatakan, awalnya mendapat kabar adanya pasangan selingkuh. Antara istri orang dengan seorang duda.

"Sudah kami amankan. Alasannya suka sama suka. Yang satu duda beranak satu. Satunya masih istri orang tapi pengakuannya sih sudah pisah ranjang," tambah Harijadi.

Diberitakan sebelumnya, seorang duda di Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo terpaksa diarak telanjang bulat karena ketahuan berhubungan badan dengan istri orang di Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.

Adalah GN (43) warga Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo dan SN (45) warga Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Keduanya harus menanggung malu ketika diarak kelilibg desa setelah melakukan hubungan suami istri.

Dari data yang didapat beritajatim.com, keduanya berkenalan selama kurang lenih 7 bulan. Sunarmi yang masih bersuami tapi pisah ranjang seperti membuka pintu perselingkuhan dengan GN.

Bahkan, Senin (21/8/2017) saat GN bertamu dipersilahkan masuk. Mungkin, karena sama-sama kurang kasih sayang. SN yang telah pisah ranjang, mau melayani kenalan barunya.

Apes, pemuda sekitar sudah curiga. Dan langsung mengepung. "Sempat dianiya oleh warga kampung. Langsung ditelanjangi juga dan diarak 500 meter," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Suryo Sudarmadi kepada beritajatim.com, Senin sore.

Dia menjelaskan, si perempuannya juga mengalami hal yang sama. Namun diarak dengan pakaian utuh. Hanya pada punggungnya sudah robek. "Dirobek oleh pemuda juga. Sekarang sedang diperiksa oleh Polsek Sukorejo. Ditanya kebenarannya," pungkas mantan Kapolres Ngawi ini. (mit/kun)

Komentar

?>