Rabu, 27 September 2017

Kholilurrahman Ajak Masyarakat Bisa Menahan Diri

Senin, 21 Agustus 2017 09:51:48 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Kholilurrahman Ajak Masyarakat Bisa Menahan Diri
foto/dok

Pamekasan (beritajatim.com) - KH Kholilurrahman berharap masyarakat Pamekasan agar tetap menahan diri dan tidak menghakimi berbagai persoalan yang terjadi di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Khususnya berkenaan dengan kasus OTT oleh Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sekaligus menyeret nama Bupati Achmad Syafii dan Kepala Kejari Pamekasan Rudy Indra Prasetya beserta tiga orang lainnya.

"Pamekasan saat ini (tengah) berduka dan sedang diuji, oleh sebab itu semuanya harus mengevaluasi diri. Baik pemerintah maupun masyarakat," kata KH Kholilurrahman saat menghadiri pembukaan kompetisi Liga Santri Nasional (LSN) Region Jawa Timur IV Madura di Lapangan Sedandang, Pamekasan, Minggu (20/8/2017).

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau agar semua pihak tidak menghakimi dengan berbagai pernyataan miring seputar persoalan tersebut. "Kami harap jangan ada ungkapan minor maupun ungkapan kotor," imbaunya.

"Jadi situasi di daerah ini bukan hanya dilakukan oleh satu dua orang saja, tapi semua masyarakat juga saling sama-sama menahan diri," pinta salah satu tokoh yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Selain dua nama pimpinan di Pamekasan, tiga nama lainnya juga terseret kasus suap dana desa yang notabene sebagai salah satu program pemerintah dalam membiayai pelaksanaan program desa, kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.

Ketiga orang tersebut masing-masing Kepala Inspektorat Pemkab Pamekasan Sutjipto Utomo beserta Kabag Administrasi Inspektorat Pamekasan Noer Solehuddin, serta Kepala Desa Dasok, Pademawu, Agus Mulyadi.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, saat ini kelima orang tersebut tengah berada di tahanan KPK di Jakarta. Sementara tim penyidik KPK juga sempat melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, dalam beberapa hari terakhir. [pin/suf]

Komentar

?>