Rabu, 27 September 2017

Arek Tulangan Ini Mungkin Kerasan di Penjara

Rabu, 16 Agustus 2017 14:07:56 WIB
Reporter : M. Ismail
Arek Tulangan Ini Mungkin Kerasan di Penjara

Sidoarjo (beritajatim.com) - Dwi Eko Sutrisno alias Towos (21) arek (pemuda) asal RT 5 RW 2 Desa Grinting Kec. Tulangan ini, seperti kerasan tinggal di Lapas Kelas llA Delta Sidoarjo.

Kenapa? Baru dua pekan keluar dari bui dalam kasus penganiayaan, kini berulah lagi. Dia mencuri perhiasan cicin emas seberat 4 gram milik M. Anwar (41) tetangganya sendiri.

Dia menyatroni rumah korban saat rumahnya ditinggal ke Pasar Porong. Pelaku masuk rumah korban dengan cara mencongkel jendela kamar korban dengan tang yang sudah dipersiapkan.

Sepulang dari pasar, korban kaget melihat kondisi rumah dan dalam lemari kamarnya, acak-acakan dan perhiasan di laci, raib.  ‎

"Pelaku bisa masuk ke kamar korban setelah jendelanya dicongkel. Dalam kamar korban, pelaku mengacak-acak isi lemari dan menemukan dua cincin milik korban," kata Kanit Reskrim Polsek Tulangan Aiptu Bambang Santoso, Rabu (16/8/2017).

Bambang menambahkan, pelaku melakukan perbuatannya usai mengetahui korbannya berangkat ke pasar. Pelaku sudah mengincar dari kejauhan sebelum melakukan aksinya.

"Pelaku sudah merencanakan pencurian. Saat masuk ke rumah korban, arus listrik dalam rumah korban sempat di matikan," tukasnya.

Perbuatan pelaku terbongkar setelah laporan korban masuk dan dilakukan penyelidikan oleh petugas. Setelah melakukan olah TKP dan menggali keterangan saksi, ciri-ciri pelaku dikantongi petugas.

"Petugas kemudian melakukan penyanggongan terhadap residivis itu. Merasa akan ditangkap, melarikan diri dan dikejar petugas hingga tertangkap di kawasan Durungbedug Candi," ungkap Bambang.

Masih kata Bambang, pelaku sebelumnya juga pernah terjerat kasus penganiayaan. Pelaku baru dua pekan keluar dari Lapas Kelas llA Delta Sidoarjo.

"Untuk mempertanggungkan perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal 363 KUHP subsider pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman 5 Tahun dipenjara," tegasnya.

Eko Sutrisno mengakui mengakui perbuatannya ke penyidik. Aksi pencurian itu sudah ia rencanakan. "Dua cincin emas itu saya jual laku Rp 200 ribu, uangnya saya buat senang-senang," aku Towos dengan menyesal. [isa/but]

Komentar

?>