Minggu, 17 Desember 2017

Dihakimi Massa

Dua Jambret Nyaris Tewas di Depan Kantor Gerindra Sidoarjo

Kamis, 10 Agustus 2017 03:52:53 WIB
Reporter : M. Ismail
Dua Jambret Nyaris Tewas di Depan Kantor Gerindra Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) - Dua penjambret HP milik Sella, staf administrasi RSI Siti Hajar Sidoarjo nyaris tewas dihakimi massa saat tertangkap di Jalan Lingkar Barat Sidoarjo, tepatnya depan Kantor DPC Partai Gerindra Sidoarjo, Rabu (9/8/2017).

Dua pelaku berasal dari Tongas Probolinggo. Dalam aksinya, mereka menaiki sepeda motor Honda Beat N 2901 QT. Awalnya mereka membuntuti korban. Setelah ada kesempatan, yakni di Jl Mayjen Sungkono arah Pagerwojo menuju GOR Sidoarjo, salah satu dari pelaku menarik paksa HP dari tangan korban.

Usai mendapatkan hasil kejahatan, dua jambret tersebut langsung kabur. Sementara, korban berteriak-teriak minta tolong. Tentu saja, para pengguna jalan yang melintas ikut membantu mengejar pelaku.

Tepat di depan Kantor DPC Gerindra, motor pelaku ditabrak oleh pengendara motor Honda Vario Nopol AE 3794 LN yang ikut mengejar. Bukan hanya itu, pengendara motor Kawasaki Ninja yang ikut menolong korban juga melakukan hal yang sama.


"Motor pelaku ditabrak pengendara motor lain yang ikut menolong. Motor tersebut roboh dan kedua pelaku jatuh ke atas aspal. Namun bangun lagi dan lansung lari menyeberang. Dari belakang korban yang menaiki motor Honda Vario Nopol W 5674 QY juga ikut menabrak motor tersangka," kata Agus Supriyadi, saksi mata.

Akibatnya, pengendara motor Honda Vario AE 3794 LN yang menabrak pelaku, mengalami luka patah di bagian tangan. Warga yang melihat pelaku berupaya kabur, langsung beramai-ramai mengejar. Satu pelaku yang bersembunyi di selokan Jalan Lingkar Barat dihakimi massa. Ia dipukul berkali-kali menggunakan benda tumpul.

Kepala dan wajah pelaku yang memakai kaos hitam luka parah. Darah segar mengucur saat pelaku diseret massa. Beruntung ada petugas di lokasi, sehingga pelaku yang sudah babak belur itu diamankan di Kantor Gerindra Sidoarjo.

Sedangkan satu pelaku lainnya, saat dimassa berontak serta berlindung masuk ke kantor Partai Gerindra. Oleh pengurus partai tersebut, pelaku itu diamankan, kemudian diserahkan ke aparat kepolisian. "Kasihan, tolong serahkan ke pihak yang berwajib saja," teriak Ketua DPC Partai Gerindra H. M Rifai yang lansung membubarkan forum rapat saat ada kejadian tersebut.

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo non aktif ini juga meminta masyarakat untuk membubarkan diri dan tidak terus menghakimi pelaku. "Serahkan masalah ini ke polisi biar diproses hukum," kata mantan Kades Sidodadi, Kecamatan Taman.

Setelah petugas kepolisian datang, kedua pelaku lansung diamankan dan dilarikan ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan intensif atas luka yang diderita. [isa/suf]

Komentar

?>