Sabtu, 16 Desember 2017

Kapolres Mojokerto Cek Kesiapan Anggota, Ini Hasilnya

Selasa, 08 Agustus 2017 13:21:37 WIB
Reporter : Misti P.
Kapolres Mojokerto Cek Kesiapan Anggota, Ini Hasilnya

Mojokerto (beritajatim.com) - Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata secara langsung melakukan pengecekan terhadap senjata api (senpi) dan kendaraan dinas milik anggota mulai dari motor, mobil dan truk. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan anggota jajaran di Polres Mojokerto.

Dari hasil pemeriksaan, Kapolres menemukan sejumlah kendaraan yang tidak sesuai baik kelengkapan maupun kebersihan. "Jadi ada yang rotatornya mati, lampu seinnya mati, lampu besar, lampu kecil, termasuk juga kebersihan kendaraan. Kondisi kaki-kakinya, kampas rem, kampas kopling, kita cek semua," ungkapnya, Selasa (8/8/2017).

Masih kata Kapolres, jika ditemukan kendaraan yang rusak, nantinya akan diakumulir dan dilakukan perbaikan secepatnya. Menurutnya, Polres Mojokerto mempunyai anggaran lewat harwat (pemeliharaan dan perawatan kendaraan). Anggaran tersebut akan diberikan kepada seluruh anggota agar dipakai untuk memperbaiki kendaraan.

"Ada beberapa kendaraan yang ditemukan mengalami kerusakan. Dari pengecekan kendaraan 14 polsek jajaran dan kendaraan dari setiap satuan, didapati dua hingga tiga kendaraan yang mengalami kerusakan. Ada yang lampunya mati, sirinenya mati, itu tidak boleh terjadi. Karena itu dia bertugas melayani masyarakat," katanya.

Selain rusak, juga ditemukan kendaraan yang kurang perawatan yakni kotor. Menurutnya, tujuan pemeriksaan tersebut agar anggota siap. Selain pengecekan kondisi fisik kendaraan, lanjut Kapolres, pihaknya ingin memastikan senpi yang dipinjam pakaikan kepada para anggota digunakan dengan baik.

"Ini saya menjaga betul-betul agar senpi digunakan untuk dinas saja. Jangan sampai dipinjamkan, jangan sampai dijual belikan. Saya harus tahu fisiknya yang datanya sudah dipegang polsek dan polres. Yang kami cek senpi organik yang diberikan oleh negara. Surat senjata terutamanya juga kami cek. Tadi semua surat masih berlaku," ujarnya.

Artinya, tegas Kapolres, secara psikologis para anggota tidak mengalami gangguan karena memang pemeriksaan psikologis satu tahun sekali. Menurutnya, Kondisi fisik senpi siap dipakai untuk ditembakkan. Kedepannya, Polres Mojokerto akan menggelar pembekalan teknik menembak bagi para anggota.

"Hanya saya perlu memberikan mereka pelatihan, jadi nanti dalam waktu dekat saya agendakan ada latihan menembak. Baik laras panjang maupun pendek. Nanti dari polsek dari polres Khususnya dioperasional. Baik itu anggota reserse atau yang dari Satuan Sabhara, termasuk patroli polsek, jangan sampai mereka kaget saat nembak nanti," tegasnya. [tin/but]

Komentar

?>