Minggu, 24 September 2017

Disegel Polisi, Ini Kata Manajemen Inul Vizta Kediri

Jum'at, 14 Juli 2017 21:20:38 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Disegel Polisi, Ini Kata Manajemen Inul Vizta Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Manajemen karaoke keluarga Inul Vizta di Kediri Mall akhirnya angkat bicara perihal penyegelan tempat hiburan miliknya oleh Polda Jatim. Manajemen mengaku, belum mengetahui kesalahannya sehingga terjadi penyegelan yang mengakibatkan tidak bisa beroperasi.

“Saya belum bisa memastikan apa penyebab penyegelan oleh Polda Jatim. Saya lagi koordinasi dengan lawyer kami. Kemungkinan karena mejadi TKP penangkapan salah seorang tamu kami oleh Polda Jatim,” ujar Windi Kadiatri, perwakilan managemen Inul Vizta Kediri, Jumat (14/7/2O17).
 
Windi bercerita perihal penangkapan salah seorang tamunya tersebut. Kamis (13/7/2O17) pukul 22.OO WIB ada dua orang tamu laki-laki yang datang untuk berkaraoke. Mereka sebelum datang sudah membocking tempat terlebih dahulu. Keduanya memesan room deluxe karena akan ada temannya yang datang.

Pukul OO.3O WIB, sewaktu pegawai Inul Vizta persiapan closing, datang sebanyak tujuh sampai 9 orang tamu lagi. Terdiri dari satu orang perempuan, dan sisanya laki-laki. Kepada pegawai Inul Vizta mereka mengaku sedang mencari seseorang yang berada di room dua (deluxe).

“Karena kita sudah mau closing, maka waiters kami bertanya kepada ibu- ibu itu. Mereka mengaku tujuannya ke Inul Vizta akan mencari temannya sedang karaoke di room dua. Ibu itu sudah tahu tetang orang yang dicarinya itu. Petugas kami mengantarkan ke room yang dimkasud. Petugas kami hanya mengantarkan sampai di depan room. Apa yang terjadi di dalam itu sudah di luar kewenangan kami,” jelas Windi.

Tidak lama berada di dalam room dua, imbuh Windi, sembilan orang yang baru saja masuk itu keluar bersama tamu kami yang sebelumnya di dalam ruangan. “Setelah itu, kami baru tahu bahwa yang datang adalah petugas dari Polda Jatim. Mereka menangkap tamu kami. Dan kami tidak tahu apa kesalahannya,” jelasnya.

Windi membantah, Inul Vizta Kediri menyediakan perempuan maupun penari telanjang serta menyediakan minuman keras. Kalaupun ada minuman keras di dalam ruang karaoke keluarga ini, menurutnya, karena ada tamu yang bandel dengan menyembunyikan miras saat masuk ke dalam room.

“Berita yang ada simpang siur. Dari berbagai media itu baru opini masing masing. Kami tidak bisa menyalahkan temen temen semua karena belum ada keterangan resmi managemen Inul Vizta. Tetapi yang pasti kami belum tahu mengenai kesalahan kami sehingga polisi melakukan penyegelan,” jelas Windi.

Sebelumnya Polda Jatim menggerebek Inul Vizta Karaoke Keluarga di lantai 5 Kediri Mall Jalan Hayam Wuruk Kota Kediri, dini hari tadi. Dari penggerebekan tersebut, petugas mengamankan 1O orang yang diduga terlibat praktik gelaran penari telanjang atau striptis.

Mereka diantaranya, empat perempuan yang diduga sebagai penari telanjang yakni berinisial PO (32), WD (31), RS (23), EC (26). Sementara enam orang lainnya juga ikut diamankan salah satunya Ilham, diduga sebagai penyedia perempuan pendamping tamu karaoke di Inul Vizta. Bahkan sekaligus memberikan tari telanjang dan ML di room. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti bill room dan uang Rp 5 juta serta celana dalam dan hanphone. (nng/kun)

Komentar

?>