Senin, 24 Juli 2017

Perampokan Sadis Pemimpin Koperasi di Jakarta

Keluarga Gelar Doa Misa di Gereja Puhsarang Kediri

Kamis, 22 Juni 2017 17:16:11 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Keluarga Gelar Doa Misa di Gereja Puhsarang Kediri

Kediri (beritajatim.com) - Keluarga Davidson Tantono, korban perampokan dan penembakan di Daan Mogod Jakarta Barat menggelar upacara misa peletakan abu jenazah korban di Rumah Abu Gereja Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Kamis (22/6/2017).

Dalam prosesi misa doa ini masih tampak suasana duka menyelimuti keluarga Davidson. Davidson, seorang pemimpin sebuah koperasi simpan pinjam di Jakarta ini tewas akibat luka tembak di bagian kepalanya, setelah sempat berusaha mempertahankan uang nasabah sebesar Rp350 juta dari kawanan perampok yang mengikutinya sejak keluar dari Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tak jauh dari lokasi, pada 9 Juni lalu.

Prosesi yang digelar di Gereja Pohsarang ini dihadiri oleh keluarga Davidson, baik dari Malang maupun Kediri. Para keluarga berharap para pelaku dapat dihukum dengan hukuman setimpal, sesuai undang undang yang berlaku. Mereka berharap kepolisian segera mengungkap adanya dugaan pelaku lain yang kini masih buron .

"Keluarga meminta supaya para pelaku dihukum seberat beratnya sebagaimana ketentuan undang-undang. Kami juga berharap kepolisian bisa menangkap seluruh pelaku lain yang kini masih menjadi buron," kata Yulius, kakak iparnya.

Proses kremasi jenazah Davidson digelar 12 Juni kemarin di Marunda Jakarta. Abu jenazah di larung di laut sekitar lokasi, sementara pemilihan Rumah Abu di Gereja Pohsarang ini untuk meletakkan abu tulang ini atas dasar kedekatan jarak dari tanah kelahiran Davidson di Kota Malang dan jumlah keluarga di Kediri. Mengingat istri Davidson merupakan warga asli Kota Kediri.

Davidson dikenal sebagai sosok seorang pria yang pendiam dan sederhana. Kematiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, khususnya istri dan anaknya. Davidson meninggalkan seorang istri yang baru dinikahinya 3 tahun terakhir dan seorang balita laki laki berusia 3 tahun. (nng/kun)

Komentar

?>