Selasa, 16 Oktober 2018

Bandel, Satlantas Polres Mojokerto Tilang Angkutan Barang

Rabu, 21 Juni 2017 17:19:16 WIB
Reporter : Misti P.
Bandel, Satlantas Polres Mojokerto Tilang Angkutan Barang

Mojokerto (beritajatim.com) - Meski sudah disampaikan larangan melintas bagi angkutan barang di jalur By Pass Mojokerto mulai H-4 lebaran, namun petugas masih menemukan sejumlah kendaraan melihat. Alhasil, empat angkutan barang ditilang petugas saat razia digelar di Jalan Raya Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Puluhan angkutan barang yang bukan dalam kategori yang diizinkan melintas dari arah Surabaya hendak ke Jombang dihentikan petugas. Petugas langsung memeriksa surat-surat serta muatan angkutan barang tersebut. Dari hasil razia yang digelar Satlantas Polres Mojokerto, empat angkutan barang ditilang petugas.

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Wikha Ardilestanto mengatakan, pengecekan angkutan barang yang melintas dilakukan, jika diketahui melanggar maka akan dikenakan tilang. "Kalau memang ditemukan ada truk barang yang melanggar aturan, sementara ini kami ingatkan," ungkapnya, Rabu (21/6/2017).

Masih kata Kasat, namun bagi kendaraan angkutan barang yang pelanggarannya fatal maka para pengemudi akan diberikan tindakan tegas berupa tilang. Dalam razia tersebut, sedikitnya empat kendaraan angkutan barang yang ditilang tilang petugas.

Dari empat kendaraan angkutan barang yang ditilang, satu diantaranya adalah sebuah kontainer kosong tanpa dilengkapi surat kir kendaraan. Namun mulai H-3, Kamis (22/6/2017) besok, pihaknya akan menindak tegas bagi kendaraan angkutan barang yang masih tetap melanggar peraturan pembatasan operasional.

"Hari ini banyak yang kami ingatkan saja, karena kemarin kendaraan-kendaraan ini banyak yang kirim ke pelabuhan dan hari ini waktunya mereka pulang. Besok, kalau masih ditemukan angkutan barang yang melanggar peraturan tersebut akan kami tilang dan kendaraannya juga kami kandangkan," urainya.

Kasat menambahkan, razia tersebut bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik. Pasalnya pemerintah telah menetapkan peraturan pembatasan operasional terhadap kendaraan angkutan barang saat arus mudik lebaran. Kecuali, kendaraan pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Gas (BBG).

Pengecualian juga berlaku bagi kendaraan pengangkut ternak, hantaran pos, bahan pokok serta kendaraan yang diberi tanda khusus untuk mengangkut sepeda motor peserta mudik gratis. Khusus untuk kendaraan pengangkut barang impor atau ekspor baik menuju dan dari pelabuhan untuk memenuhi jadwal pelayaran internasional juga ada pengecualian.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Dirjen Perhubungan Darpat nomor SK.2717/AJ.201/DRJD/2017 tentang Pengaturan Lalu lintas dan Pengaturan Kendaraan Angkutan Barang Pada Masa Angkutan Lebaran 2017. Yakni terhitung H-4 atau pada tanggal  21 Juni 2017 hingga H+3 atau tanggal 29 Juni 2017 mendatang.[tin/kun]

Komentar

?>