Jum'at, 28 Juli 2017

Awas! Ada Es Legen Palsu, Ini Buktinya

Minggu, 18 Juni 2017 17:54:33 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Awas! Ada Es Legen Palsu, Ini Buktinya

Surabaya (beritajatim.com) - Ternyata penjual es legen (buah Siwalan) patut kita waspadai. Sebab, ada penjual minuman khas Tuban ini mengolah bahan makanan seperti gula, sitroenzeur garam asam, sodium cyclamate dan cuka.

Terparahnya lagi, air yang digunakan pedagang legen yang ada di Jalan Raya Undaan ini tidak dimasak dulu, melainkan langsung menggunakan air PDAM.

"Agar mendapatkan warna persis seperti legen, oplosan tadi diberi susu cair," kata AKBP Shinto Silitonga, Kasat Reskrim, Polrestabes Surabaya, Minggu (18/6/2017).

Namun untungnya, usaha legen yang sudah banyak pelanggan ini dapat dibongkar oleh Tim Satgas Pangan Polrestabes Surabaya, sekaligus mengamankan Herman (43) dan Ngatmidi (39).

Shinto menjelaskan, waktu penangkapan kedua warga Kedung Baruk Surabaya dan warga Sumberagung, Plumpung, Tuban, pihaknya juga mengamankan tiga karyawannya yakni Hasim (36), Ikwan (45), asal Plumpung, Tuban dan Yasin (38), asal Jl Maspari Surabaya.
"Meraka memproduksi legen oplosan ini di rumah Yasin," lanjut Shinto.

Bahkan untuk mengelola minuman ini, Herman dan kawan-kawan biasa membuat legen palsu sebanyak 200 liter per harinya. Dan praktik ini diketahui sudah berjalan 20 tahun. "Satu hari omsetnya bisa mencapai Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Ada sebanyak 500 pembeli di Jl Undaan Kulon," terang Shinto.

Herman juga mengaku, kalau ilmu bisa mengelola legen tersebut, didapatkan dari secara turun menurun. Apalagi, bisnis ini tersangka hanya mengeluarkan modal Rp 55 ribu.

Atas perbuatan yang dilakukan Herman dkk, polisi menjeratnya dengan Pasal 140 Jo Pasal 86 Ayat (1) dan Pasal 90 UU RI Nomor 18 Tahun 2012 terang pangan dan Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf A nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 378 KUHP. [kun]

Komentar

?>