Senin, 24 Juli 2017

Rekonstruksi Suami Bakar istri, Pelaku Peragakan 16 Adegan

Minggu, 11 Juni 2017 15:48:46 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Rekonstruksi Suami Bakar istri, Pelaku Peragakan 16 Adegan

Gresik (beritajatim.com)- Rekonstruksi kasus pembunuhan perempuan dibakar yang menimpa Utie Anistanti (40), akhirnya digelar, Minggu (11/6/2017).

Dalam rekonstruksi tersebut, ada 16 adegan yang dilakukan oleh tersangka Ilham Rois (41) yang tak lain adalah suami korban sendiri. Rekontruksi yang digelar di areal persawahan Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Dikerubuti banyak warga yang ingin melihat dari dekat wajah tersangka.

Sebelum melakukan rekonstruksi, tersangka Ilham Rois melakukan sejumlah adegan dengan dikawal sejumlah anggota polisi berpakaian preman maupun bersenjata lengkap.

Wakapolres Gresik Kompol Wahyu P. Utama mengatakan, rekontruksi ini digelar untuk melengkapi berkas kasus pembunuhan berencana. Kronologi pembunuhan ini, diawali saat tersangka mengetahui istrinya berbuat selingkuh dari SMS. Mengetahui hal itu, tersangka selanjutnya mengajak korban keluar rumah membeli gado-gado sambil membeli 3 liter pertamax.

"Saat membeli pertamax 3 liter, pengakuan tersangka yang 2 liter dimasukkan ke sepeda motor. Sisanya, 1 liter ditaruh ke dalam timba kecil. Selanjutnya, di tengah perjalan saat memasuki areal persawahan. Tersangka meminta korban berhubungan badan," katanya.

"Korban mau memenuhi permintaan tersangka. Usai berhubungan badan, tersangka menemukan bekas cupang di dada korban. Sehingga, terjadi cekcok dan tersangka menempeleng korban. Lalu, korban terjatuh selanjutnya tersangka mencekik korban hingga tewas sebelum akhirnya mayatnya dibakar di pinggir parit," ujarnya.

Lebih lanjut Kompol Wahyu P. Utama mengatakan, motif kasus pembunuhan berencana itu dilatarbelakangi sakit hati, atau cemburu. Atas tindakan tersebut, tersangka dijerat dengan pasal 15 UU Kekearan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan KHUP pasal 340.

"Tersangka kami jerat dengan pasal berlapis yakni UU KDRT dan KHUP tentang pembunuhan berencana. Hukumannya, pidana seumur hidup, atau mati," tandasnya.

Sebelum melakukan rekonstruksi, tersangka sempat melarikan diri ke Jogyakarta usai menghabisi istrinya. Namun, jejak tersangka terlacak oleh polisi sebelum akhirnya tertangkap, dan dikeler ke Mapolres Gresik. [dny/suf]

Komentar

?>