Senin, 25 September 2017

Bunuh Pengunjung Diskotek, Chalid Dihukum 5 Tahun

Kamis, 08 Juni 2017 20:56:42 WIB
Reporter : Nyuciek Asih
Bunuh Pengunjung Diskotek, Chalid Dihukum 5 Tahun

Surabaya (beritajatim.com) - Majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana menjatuhkan pidana penjara selama lima tahun pada Chalid al Gasy, terdakwa pembunuhan terhadap Mustofa (24) pengunjung diskotik station di Jl Basuki Rahmat, Kamis (8/6/2017).

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan.Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso dari Kejari Surabaya, yang sesaat sebelumnya menuntut terdakwa dengan 8 tahun penjara.

"Setelah mendengar keterangam saksi-saksi, terdakwa terbukti melanggar pasal 338 KUHP dan menuntut terdakwa 8 tahun penjara," terang JPU Ali Prakoso membacakan tuntutan.

Tuntutan tersebut langsung dilanjutkan vonis oleh hakim Anne.

"Menimbang setelah mendengar keterangan saksi-saksi, Majelis Hakim dalam pertimbangan memutuskan hukuman 5 tahun penjara," terang Anne dalam membacakan amar putusan.

Putusan Majelis Hakim ini langsung diterima oleh terdakwa Chalid al Gasy dan kuasa Hukumnya Fariji yang langsung menanda tangani berita acara putusan. Hal senada juga diungkapkan oleh JPU Ali Prakoso. "Kami juga menerimanya Yang Mulia," pungkas JPU Ali Prakoso.

Ditemui usai sidang, Fariji kuasa hukum terdakwa mengaku lega dengan putusan Hakim dan menilai terdakwa terbukti melakukan pembunuhan secara spontan dan tidak ada unsur kesengajaan.

"Kami rasa putusan Hakim seauai dengan rasa keadilan, seperti bukti-bukti dan keterangan terdakwa dalam sidang, bahwa dirinya membela diri karena melakukan pembelaan setelah dipukul oleh korban," ujar Fariji.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mustofa (24), warga Jl Sidodadi, tewas dengan dua luka tikam di bagian dada dan perut saat sedang asyik dugem di hall diskotik Station (Stasiun Top 10) di lantai 6 Komplek Tunjungan Plasa Jl Basuki Rahmat, Surabaya, Senin (30/1/2017) dinihari WIB. Pelaku, Chalid al Gasy langsung menyerahkan diri ke polisi usai melakukan aksinya. [uci/but]

Komentar

?>