Minggu, 24 Juni 2018

Cemburu, Dua Warga Jember Carok Berdarah

Selasa, 06 Juni 2017 21:29:39 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Cemburu, Dua Warga Jember Carok Berdarah
Foto Ilustrasi

Jember (beritajatim.com) - Dua orang warga Jember terlibat carok atau perkelahian satu lawan satu dengan menggunakan celurit, Selasa (6/6/2017) sore. Salah satu orang terluka parah dan pihak yang lain ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.

Dua warga itu berinisial Sny (37), Dusun Danci, Desa Kemiri, Kecamatan Panti dan Abdullah (30), warga Dusun Curahdami, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi. Semua berawal dari kecemburuan Sny terhadap Abdullah. "Kami sudah mengamankan celurit yang digunakan membacok," kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo.

Pernikahan Sny dan Anima (30) tidak harmonis. Sang istri menggugat cerai Sny. "Baru panggilan pertama di Pengadilan Agama Jember," kata Sny.

Sny sebenarnya masih mencintai Anima. Ia melayangkan pesan pendek via ponsel kepada sang istri agar bersedia rujuk. Tak juga berbalas, Sny meneleponnya.

Sny terkejut, karena Abdullah yang menerima teleponnya. Menurut Sny, Abdullah menantangnya berkelahi dan menyatakan hendak menikahi Anima.

Mendapat tantangan itu, darah Sny mendidih. Ia bergegas ke rumah Anima dengan membawa celurit. Di sana, ia sudah ditunggu Abdullah yang juga memegang celurit. Perkelahian tak terelakkan.

Situasi sedang sepi, sehingga tak ada yang melerai mereka. Sny berhasil melukai Abdullah di bagian pelipis kiri. Bahkan dua jari tangan Abdullah putus, telinganya juga nyaris putus. Abdullah terkulai dan ditinggal pergi oleh Sny.

Warga yang datang belakangan segera melarikan Abdullah ke RS Daerah dr Soebandi Jember. Polisi yang mendapat laporan warga, segera menangkap Sny. [wir/but]

Tag : carok jember

Komentar

?>