Jum'at, 22 September 2017

Bobol SMPN I Trawas, Pemuda Tetangga Desa Diamankan

Kamis, 18 Mei 2017 11:13:25 WIB
Reporter : Misti P.
Bobol SMPN I Trawas, Pemuda Tetangga Desa Diamankan

Mojokerto (beritajatim.com) - Nanda Riski Dwi Kurniawan (21) warga Desa Tamiajeng RT 04 RW 03, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto diamankan Unit Reskrim Polsek Trawas. Tersangka diamankan setelah berhasil membobol SMPN I Trawas dan mengambil dua kamera dan proyektor.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto mengatakan, aksi pembobolan diketahui pihak sekolah pada, Selasa (9/5/2017) pekan lalu. "Tersangka baru berhasil diamankan tadi malam, di dekat rumah tersangka di Desa Tamiajeng. Dari tangan tersangka petugas menyita sejumlah barang bukti," ungkapnya, Kamis (18/5/2017).

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka, masih kata Kasubbag Humas, diantaranya satu buah kardus proyektor bertuliskan Epson, satu lembar nota pembelian Aurora Photo supply bertuliskan pembelian barang berupa kamera SONY H 400 s/n 808 156 10. Diduga dua camera dan proyektor sudah berhasil dijual tersangka.

"Petugas hanya berhasil mengamankan satu buah kardus proyektor bertuliskan Epson, satu lembar nota pembelian Aurora Photo supply bertuliskan pembelian barang berupa kamera SONY H 400 s/n 808 156 10. Petugas masih mengembangkan untuk cari barang bukti yang lain karena tersangka masih berkilah," katanya.

Kasubbag Humas menjelaskan, dalam aksi pembobolan yang dilakukan tersangka tersebut, sejumlah barang milik SMPN I Trawas berhasil digondol. Diantaranya, satu buah kamera digital merk BEN_ Q yang diambil dari laci meja ruang tata usaha (TU), satu buah kamera merk SONY H 400 yang diambil dari dalam almari ruang TU.

Serta satu buah Proyektor merk EPSON yang diambil dari ruang perpustakaan. Tersangka masuk ke ruangan perpustakaan dengan cara memanjat melewati jendela kemudian masuk ruangan perpustakaan dan ruang TU. Tersangka mencongkel almari dan mengambil barang-barang tersebut.

"Petugas masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus tersebut karena jawaban tersangka masih memutar-mutar. Tersangka diancam dengan Pasal 363 KUHP ayat (1) ke 3 e tentang Pencurian dengan Pemberatan. Sementara kerugian yang diderita SMPN I Trawas akibat kejadian ini diperkirakan sekira Rp10 juta lebih," jelasnya. [tin/but]

Tag : pencurian

Komentar

?>