Kamis, 23 Nopember 2017

Ini Modus Handoko Ketika Memeras PT Bintang Makmur

Rabu, 17 Mei 2017 12:32:45 WIB
Reporter : M. Ismail
Ini Modus Handoko Ketika Memeras PT Bintang Makmur
Handoko digelandang di Polresta Sidoarjo. [Foto: ismail/bj.com]

Sidoarjo (beritajatim.com)-- Djemanun Handoko (54), PNS di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sidoarjo asal Bumi Candi Asri Ngampelsari Candi, yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polresta Sidoarjo, ditangkap karena memeras PT Bintang Makmur.

Kasat Reksrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris menceritakan, kronologis pengungkapan kasus ini ketika yang bersangkutan (Handoko) sebelum ditangkap, pernah mendatangi perusahaan yang bergerak sebagai distributor peralatan olahraga itu.

Di perusahaan di wilayah Kota Sidoarjo, tersangka ingin tahu soal adanya tenaga asing yang didatangkan perusahaan. Di situ Handoko mengatakan akan ada tim penanganan pekerja asing yang segera datang ke perusahaan.

"Di dalam pabrik, Handoko sempat membawa berkas susunan pengawas yang menangani orang asing. Handoko seolah menggertak kalau ada permasalahan dengan orang asing akan ditindak," kata Kompol Muhammad Harris menirukan pernyataan Handoko ke pihak perusahaan, Rabu (17/5/2017).

Dia menambahkan, karena kekhawatiran perusahaan akan terjadi sesuatu atas orang asing yang didatangkan, akhirnya terjadi kesepakatan dan pertemuan di Suncity Mall. Di mal tersebut, Handoko menerima uang dari perwakilan perusahaan senilai Rp 3 juta.

"Setelah pertemuan dan Handoko menerima uang, sekeluar dari mal, lansung kita tangkap," tegasnya.

Di depan penyidik, Handoko mengaku baru kali ini melakukan praktek pungli atau memeras perusahaan. "Tersangka mengaku baru sekali ini memeras perusahaan," pungkas mantan Kapolsek Simokerto, Surabaya ini. [air/isa]

Komentar

?>