Rabu, 18 Oktober 2017

Perampokan Kampas Krampung, Polisi Periksa 5 Saksi

Sabtu, 13 Mei 2017 17:24:18 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Perampokan Kampas Krampung, Polisi Periksa 5 Saksi
Kasatreskrim Polrestabes AKBP Shinto Silitonga

Surabaya (beritajatim.com) - Polrestabes Surabaya memeriksa 5 orang saksi terkait dengan perampokan di toko sembako di Jalan Kapas Krampung 109 Surabaya

Dalam perampokan tersebut empat pelaku berhasil membawa uang tunai Rp 50 juta setelah melibas pemilik toko LIli Suryani dan Hong Gun.

AKBP Shinto Silitonga, Kasat Reksrim Polrestabes Surabaya, saat dikonfirmasi mengatakan  Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya, telah membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada beberapa orang sebagai saksi.

Sehingga mulai terima laporan kejadian tersebut dan kemudian melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendapatkan ciri-ciri pelaku.

"Jadi ada lima orang saksi telah kita BAP dan semuanya dari pihak pekerja dari toko korban," kata Shinto saat dikonfirmasi beritajatim.com, Sabtu (13/5/2017).

Selain telah memeriksa lima saksi, pihaknya juga telah melakukan otopsi pada jenasah Hong Gun. Korban meninggal lantaran banyak mengeluarkan darah pada perutnya.

Hal itu terjadi karena, pelaku berjumlah empat orang dengan mengendari dua motor ini, berhenti ketika Lili akan mengunci pintu gerbang.

Dua orang menghampiri korban, dan mencoba merebut tas yang berisi uang Rp 50 Juta, karena Lili mempertahankan pelaku langsung membacok tangan.
Melihat istrinya menjerit minta tolong, Hong Gun menolong dan pelaku seketika membacoknya ke arah perut.

Setelah pelaku berhasil bawa kabur uang, warga berdatangan dan membawa kedua korban ke RS dr Soewandi Jl Tambak Rejo, Surabaya.

Sampai akhirnya, nyawa Hong Gun tidak bisa terselamatkan.[gil/ted]

Tag : perampokan

Komentar

?>