Sabtu, 27 Mei 2017

Satu Lagi PNS di Sidoarjo Kena OTT Akibat Pungli

Sabtu, 13 Mei 2017 11:51:35 WIB
Reporter : M. Ismail
Satu Lagi PNS di Sidoarjo Kena OTT Akibat Pungli

Sidoarjo (beritajatim.com) - Ahmad Anwar (55), PNS staf di Dinas Penanaman Modal ‎dan Pelayanan Terpadu Satu Atap Kabupaten Sidoarjo asal Desa Kupang Kecamatan Jabon yang kena OTT Tim Saber Pungli Satreskrim Polresta Sidoarjo, diduga kuat memanfaatkan jabatan seperti makelar ijin.

Pasalnya, dari barang bukti yang disita Satreskrim Polresta Sidoarjo, terdapat banyak dokumen milik perusahaan atau usaha milik orang lain yang sepertin akan diuruskan ijin-ijinnya. Mulai ijin SIUP, HO, IMB, Limbah B3, Ijin Prinsip dan lainnya.

Ada usaha perusahan Rokok Tembakau, Ruko dan sebagainya. Selain dokumen, tim juga menyita sejumlah uang tunai dalam amplop-amplop dari beberapa pemilik usaha yang jumlahnya sekitar Rp 8,6 juta.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris menyatakan, sesuai dengan petikan Gubernur Jatim tentang pengangkatan PNS dan Keputusan Bupati Sidoarjo tentang kenaikan pangkat, PNS yang juga menadatangani pakta integritas.

"Seorang pejabat tidak boleh menerima sesuatu hadiah atas jabatannya. Apalagi dalam pengurusan sesuatu ijin, memasang atau meminta tarif sendiri dan merugikan orang lain," katanya Sabtu (13/5/2017).

Dalam kasus ini AA akan dijerat dengan Pasal 11 UURI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UURI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana  Korupsi yang berbunyi, pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga, bahwa hadiah atau janji itu diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya, atau yang menurut pikiran orang yang memberikan hadiah atau janji tersebut ada hubungan jabatannya. "Pelaku terancam hukuman minimal 1 tahun dan paling maksimal 5 tahun," tegas mantan Kapolsek Simokerto Surabaya itu. (isa/kun)‎

Komentar

?>