Minggu, 24 September 2017

Pemasok Gergaji Tahanan Kabur Polres Malang Seorang Wanita

Wanita Ini Simpan Gergaji dalam Payudara

Jum'at, 21 April 2017 14:08:10 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Wanita Ini Simpan Gergaji dalam Payudara

Malang (beritajatim.com) - Hingga Jumat (21/4/2017) siang, 5 dari 17 tahanan kabur dari dalam penjara Polres Malang telah tertangkap. Terakhir yang tertangkap dini hari kemarin atas nama Edi Wijaya dan Tomi Aji.

“Sampai hari ini baru lima orang tahanan kabur sudah kita tangkap. Yang baru tertangkap Tomi Aji. Dia ini hanya ikut-ikutan kabur,” ungkap Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, Jumat (21/4/2017).

Perkembangan terbaru adalah, seorang perempuan berinisial IK (20), warga Desa Putatlor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, dibekuk tim khusus pemburu tahanan kabur hari ini. IK diketahui bertugas sebagai pemasok gergaji dalam tahanan Polres Malang yang dipakai 17 orang tahanan kabur dari dalam penjara.

“Yang membantu memasukkan gergaji ke dalam penjara kita kenakan pasal 223 KUHP. Karena sudah membantu tahanan melarikan diri hingga merusak plafon tahanan,” beber AKBP Ujung.

Ia melanjutkan, IK diketahui sebagai istri dari tahanan kabur yang sudah tertangkap yakni Abdurohman. “IK ini istri dari Abdurohman. Saat bezuk suaminya di tahanan pada tanggal 11 April 2017 lalu, Abdurohman meminta agar IK membawa gergaji,” paparnya.

AKBP Ujung menambahkan, setelah bezuk, tiga hari kemudian atau pada jadwal bezuk kunjungan tahanan tanggal 14 April 2017, IK menyelipkan gergaji kecil kebagian dalam payudaranya. “Gergaji ini diselipkan dibagian payudaranya. Lalu 17 tahanan kabur pada tanggal 19 April 2017. Ada jeda waktu lima hari untuk menggergaji teralis,” terang Ujung.

“Karena penjaga tahanan seorang laki-laki, tidak etis kalau kita geledah dibagian organ tersebut (payudara-red). Namun barang bawaan IK tetap digeledah pada saat itu,” pungkasnya. [yog/but]

Tag : napi kabur

Komentar

?>